Facebook Dikalahkan Gadis Remaja 14 Tahun di Pengadilan

gty_facebook_like_button_ll_120809_wmain

Facebook kehilangan tawaran hukum untuk mencegah seorang gadis remaja usia 14 tahun menggugat Facebook atas gambar tanpa busana dirinya yang diposting pada shame page di situs tersebut dengan tujuan tindakan balas dendam. Seorang hakim pengadilan tinggi di Belfast menolak usaha Facebook untuk menghindar dari serangan gadis tersebut. Gadis tersebut juga melakukan tindakan hukum terhadap pria yang diduga telah memposting foto dirinya.

Pengacara untuk gadis remaja yang tidak dapat disebutkan namanya karena usianya tersebut menganalogikan publikasi foto tersebut sebagai sebuah metode pelecehan anak. Gadis remaja tersebut menggugat Facebook atas penyalahgunaan informasi pribadi, serta kelalaian dan pelanggaran atas Undang-Undang Perlindungan Data (Data Protection Act). Foto gadis tersebut diposting pada halaman yang disebut shame page di Facebook beberapa kali antara bulan November 2014 dan Januari 2016.

Tim kuasa hukum gadis tersebut berpendapat bahwa Facebook memiliki kekuatan untuk memblokir setiap pemuatan ulang foto dengan menggunakan proses pelacakan identifikasi foto. Hal tersebut seharusnya menjadi perhatian serius Facebook. Pengacara Facebook mengekemukakan bahwa klaim kerusakan harus dihentikan dan mengatakan Facebook selalu menghapus foto ketika diberitahu.

Sidang gugatan terhadap Facebook dan orang yang diklaim pertama kali mempublikasikan foto gadis remaja tersebut akan berlangsung bulan ini. Kasus ini bukanlah kasus pertama kali dimana Facebook digugat atas perannya dalam hosting foto berbau seksual dengan tujuan balas dendam. Pada tahun 2014, seorang wanita Texas menggugat Facebook senilai 123 juta dollar AS atas kegagalan Facebook  menghentikan posting penempatan wajahnya di atas gambar telanjang, tetapi kasus tersebut diberhentikan.

Sumber: The Guardian