Pasang Ad-Blocker Melanggar Net Neutrality

18ixb60k05goxjpg

The Body of European Regulators for Electronic Communications (Berec) telah memutuskan bahwa rencana operator Three yang menawarkan ad-blocker bagi penggunanya melanggar prinsip net neutrality.  Sebagaimana diketahui prinsip net neutrality adalah prinsip yang menyatakan bahwa semua lalu lintas web yang harus diperlakukan sama. Dengan demikian Berec mengatakan iklan tidak seharusnya diblok pada tingkat jaringan, tetapi oleh pengguna akhir.

Di Inggris, operator atau ISP Three sudah melakukan uji coba untuk memblok banner iklan dan iklan pop-up. Namun Berec mengatakan perusahaan telekomunikasi tidak seharusnya memblokir, memperlambat, mengubah, membatasi, mengganggu dengan berbagai cara, menurunkan atau mendiskriminasi iklan yang memfasilitasi akses internet.

Sebelumnya awal tahun ini, Internet Advertising Bureau (IAB) mengatakan bahwa pemblokiran iklan bisa menyebabkan konsumen membayar untuk konten yang saat ini bisa mereka nikmati secara gratis. Blokade iklan dari operator Three bisa mencegah  95% iklan. Dengan menawarkan hal ini kepada 8,8 juta pelanggannya, pelangga bisa mengaktifkan layanan tersebut untuk memperbaiki pengalaman menggunakan internet.

Menurut Three tujuan mereka bukan untuk sama sekali menghilangkan iklan mobile yang seringkali merupakan hal yang menarik dan bermanfaat bagi pelanggan, tetapi untuk memberikan pelanggan lebih banyak kontrol atas pilihan dan transparansi yang lebih besar apa yang mereka terima.

Pelanggan tidak harus membayar biaya data karena iklan, iklan mobile seharusnya tidak mengakses data handset tanpa persetujuan eksplisit, dan pemilik ponsel hanya melihat iklan yang relevan dan menarik untuk mereka daripada informasi menonjol dan tidak ditargetkan. Namun dengan keputusan Berec tersebut, tampaknya Three mungkin akan berpikir kembali untuk menerapkan ad blocker di tingkat jaringan dan lebih menyerahkan hal tersebut ke masing-masing pengguna.

Sumber: BBC

Sumber Foto: Lifehacker