Studi: Amazon Membuat Pelanggan Membayar Lebih untuk Produk Populer

amazon_1_click_button-57addd7836539Investigasi ProPublica menunjukkan algoritma Amazon membuat pelanggan membayar lebih dari yang seharusnya untuk produk populer dan memberikan ketertampilan yang lebih menonjol untuk item yang memberikan keuntungan bagi raksasa ritel tersebut.

Investigasi tersebut meneliti lebih dari 250 produk yang sering dibeli dalam beberapa minggu untuk melihat mana yang dipilih untuk tampil di kotak buy yang sangat berharga yang muncul pertama sebagai pembelian yang disarankan.

Amazon tidak hanya menjual produk sendiri secara langsung, tetapi juga mengizinkan pengecer lain untuk menjual produk sendiri melalui platformnya. Hal ini berarti bahwa produk yang sama, misalnya headphone mungkin ditawarkan oleh puluhan vendor yang berbeda dengan harga yang berbeda dan dengan biaya pengiriman yang berbeda pula.

Ketika pelanggan mencari dan mengklik produk yang mereka cari, algoritma Amazon memilih tawaran satu vendor untuk dimasukkan ke dalam buy box. Memiliki produk berada di kotak buy ini menawarkan keuntungan besar bagi pengecer karena pelanggan akan berakhir untuk mengklik add to cart dan membeli produk.

ProPublica menemukan hampir tiga perempat kali Amazon akan menempatkan produknya sendiri atau dari perusahaan yang membayar Amazon untuk menempatkan order pembelian ke dalam kotak buy meskipun produk tersebut tidak selalu yang termurah. Jika pelanggan membeli segala sesuatu yang direkomendasikan oleh kotak buy Amazon, mereka akan membayar 20% lebih mahal daripada membeli produk yang sama dengan harga terendah pada platform Amazon, lebih mahal hingga 1,400 dollar AS untuk keranjang barang yang sama.

Amazon memang menawarkan alat yang memungkinkan pelanggan untuk membandingkan harga produk dengan memproduksi daftar peringkat penjual untuk item yang sama dengan harga plus pengiriman. Meskipun demikian Amazon tetap memberikan keuntungan untuk dirinya sendiri dengan menghilangkan biaya pengiriman untuk produknya. Hal ini berarti peringkat tersebut akurat untuk anggota Amazon Prime yang mendapatkan biaya pengiriman tanpa batas dengan membayar sebesar 99 dollar AS per tahun, tetapi untuk orang lain peringkat tersebut menyesatkan.

Amazon menegaskan algoritmanya memilih produk untuk ke kotak buy berdasarkan berbagai faktor, termasuk pengiriman gratis dan layanan pelanggan. Pendiri dan CEO Amazon Jeff Bezos pada tahun 2007 mengatakan bahwa Amazon menggunakan algoritma yang sangat berpusat pada pelanggan yang secara otomatis akan memberikan penghargaan kepada penjual harga terendah dengan menempatkannya di kotak buy. Namun apa yang ditemukan ProPublica ini tentu menyanggah klaim tersebut.

Sumber: ProPublica via The Guardian

Sumber Foto: foodlogistics.com