Add-on Web of Trust Ditarik Karena Masalah Privasi

Close-up shot of human finger while it pushes the red privacy button on aluminium computer keyboard on office desk.

Web of Trust (WOT) merupakan sebuah add-on (aplikasi tambahan di browser) yang cukup populer dan digunakan oleh jutaan orang untuk memeriksa apakah sebuah situs melindungi data dan aman untuk dikunjungi. Namun, sebuah penyelidikan yang dilakukan NDR Jerman menemukan bahwa perusahaan di balik Web of Trust telah menjual data pengguna tanpa membuat data tersebut anonim secara benar. NDR mampu mengidentifikasi preferensi seksual pengguna, kebiasaan browsing serta kesehatan pengguna dari data yang dijual.

WOT mengatakan lubang tersebut tidak dapat diterima dan pihaknya berharap untuk mendapatkan kembali kepercayaan pengguna dengan merombak kebijakan penanganan datanya.  Web of Trust add-on telah diunduh lebih dari 140 juta kali dan memeringkat website apakah mereka aman untuk dikunjungi dengan menggunakan informasi yang diberikan oleh pengguna.

Penyelidikan oleh NDR menemukan bahwa WOT mengumpulkan data kebiasaan browsing pengguna dalam jumlah besar termasuk istilah yang mereka cari, situs yang mereka kunjungi, dokumen yang mereka bagi serta informasi tentang perangkat yang mereka gunakan dan di mana mereka tinggal. Data tersebut dibagi kepada perusahaan pemasaran dan lembaga online yang menggunakannya untuk menargetkan iklan.

NDR berhasil memperoleh beberapa informasi telah dijual WOT kepada satu perusahaan dan menemukan bahwa informasi tersebut termasuk data pribadi, seperti alamat email dan nomor telepon yang tidak dikaburkan. Data ini akan membuat mudah untuk melakukan identifikasi individu.

Sumber: BBC