Alat Pelacak Kebugaran Langgar Aturan Privasi

rsz_data-privacy

Beberapa pembuat produk pelacak kebugaran harus menghadapi keluhan resmi dari badan pengawas konsumen karena diduga melanggar undang-undang privasi Eropa dan mengeksploitasi informasi pengguna mereka. Fitbit, Jawbone, Garmin dan Mio dituding oleh Consumer Council of Norway karena gagal untuk melindungi informasi pribadi pengguna mereka dan melanggar undang-undang perlindungan data dan konsumen.

Consumer Council of Norway telah menganalisis kebijakan privasi empat perusahaan tersebut dan menemukan beberapa istilah yang memungkinkan mereka untuk mengumpulkan data pribadi lebih dari yang diperlukan untuk layanan mereka. Fitbit, Jawbone, Garmin dan Mio juga tidak menjadi cukup transparan tentang bagaimana informasi pengguna mereka digunakan, tidak memberikan pengguna pemberitahuan yang tepat ketika mereka mengubah kebijakan, juga tidak memberikan detail yang cukup tentang berapa lama mereka akan menyimpan data pengguna.

Syarat dan kondisi yang tidak jelas dalam pengumpulan data oleh aplikasi yang menyertai Garmin, Fitbit, Mio dan Jawbone dapat berarti bahwa perusahaan dapat berbagi informasi sensitif tentang kesehatan, kegiatan pengguna dan lokasi dengan pihak ketiga.

Consumer Council of Norway sebelumnya juga memperingatkan aplikasi kebugaran lain termasuk Runkeeper, MyFitnessPal, Strava dan Lifesum mengeksploitasi data pengguna dengan mempertahankan data tersebut setelah akun dihapus, serta melacak mereka ketika mereka tidak berolahraga. Consumer Council of Norway menginginkan perusahaan yang bersangkutan untuk memungkinkan pengguna untuk mengubah pengaturan privasi mereka dan menghapus berbagi informasi sebagai pilihan default.

Fitbit mengatakan bahwa mereka berkomitmen untuk melindungi privasi penggunanya dan mereka tidak menjual data pengguna. Fitbit mengatakan bahwa mereka tidak pernah menjual data pribadi dan tidak berbagi data pribadi kecuali pengguna secara khusus mengarahkan mereka untuk melakukannya, atau di bawah pengecualian terbatas yang dijelaskan dalam kebijakan privasi Fitbit. Sementara Jawbone mengatakan bahwa mereka hanya berbagi data pengguna jika mereka meminta mereka melakukannya, misalnya untuk mengintegrasikan dengan aplikasi pihak ketiga.

Sumber: The Telegraph