Facebook Hentikan Pengumpulan Data WhatsApp di Inggris

facebook-whatsapp-deal-640x360

Atas desakan badan pengawas data Inggris, Facebook telah menunda rencana kontroversial mereka untuk memanen data dari aplikasi pesan WhatsApp di Inggris. The Information Commissioner’s Office atau badan pengawas data Inggris mengatakan raksasa media sosial Facebook telah sepakat untuk menghentikan sementara berbagi data termasuk nomor telepon pengguna antara WhatsApp dan Facebook karena regulator tengah menyelidiki apakah hal tersebut memenuhi aturan data Inggris.

WhatsApp yang memiliki lebih dari satu miliar pengguna termasuk jutaan pengguna di Inggris, mengatakan pada bulan Agustus bahwa mereka akan mulai berbagi data dengan Facebook untuk pertama kalinya sejak aplikasi tersebut dijual kepada Facebook dengan harga sebesar 19 miliar dollar AS dua tahun lalu.

Perubahan tersebut tidak membuat informasi tambahan terlihat di profil Facebook, tetapi dengan berbagi informasi termasuk nomor telepon dan perangkat informasi antara dua aplikasi, Facebook mengatakan akan dapat memberikan saran teman yang lebih baik dan menunjukkan iklan yang lebih relevan. Namun, langkah tersebut memicu reaksi privasi instan dari pengguna yang menuduh WhatsApp melanggar janji untuk melindungi privasi mereka.

Elizabeth Denham, komisaris The Information Commissioner’s Office mengatakan bahwa ia prihatin pengguna sedang dieksploitasi dan mengancam akan mendenda Facebook. Ia mengharapkan pengguna diberikan informasi yang lebih baik dan dapat memblokir akses setiap saat. Menurutnya, pengguna tidak diberikan informasi yang cukup tentang apa rencana Facebook terhadap informasi mereka dan WhatsApp belum mendapatkan persetujuan valid dari pengguna untuk berbagi informasi. Jika informasi yang kemudian dimanfaatkan lebih dari yang disepakati untuk tujuan yang tidak disukai, maka pengguna berhak untuk peduli.

Facebook telah setuju untuk berhenti mengumpulkan data pengguna Inggris WhatsApp untuk saat ini, tetapi tidak berkomentar. Elizabeth Denham mengatakan dia ingin Facebook untuk lebih jelas tentang bagaimana data pribadi pengguna digunakan sehingga sampai saat ini menolak rencana Facebook dan WhatsApp tersebut.

Dia mengatakan bahwa jika Facebook ditemukan berbagi data tanpa persetujuan yang tepat, mungkin akan menghadapi tindakan penegakan hukum dari Information Commissioner’s Office. ICO memiliki kekuatan untuk mendenda perusahaan hingga 500.000 pound karena melanggar Undang-Undang Perlindungan Data.

Sebelumnya, regulator Jerman juga telah melarang WhatsApp berbagi data pengguna mereka ke Facebook. Namun Facebook dikabarkan melakukan banding.  Selain itu, sebuah kelompok yang mewakili pengawas data Eropa juga telah mengatakan kepada Facebook untuk berhenti mengumpulkan data pengguna WhatsApp.

Sumber: The Telegraph