Menggunakan Facebook (Mungkin) Bisa Membuat Hidup Lebih Lama

Girl using Facebook

Selama puluhan tahun kita memahami bahwa orang dengan jaringan sosial yang kuat cenderung hidup lebih lama, tetapi apakah hal tersebut termasuk teman-teman online? Sebuah studi University of California San Diego yang meneliti 12 juta pengguna Facebook mengatakan bahwa jawabannya adalah “ya”.

Para peneliti menemukan bahwa orang dengan lebih banyak teman online lebih mungkin tidak meninggal dibandingkan rekan-rekan mereka yang tidak memiliki teman atau yang putus hubungan. Bukti ini bertentangan dengan pernyataan bahwa media sosial memiliki dampak negatif terhadap kesehatan.

Tentu saja ada beberapa hal yang perlu dilihat lebih jauh sehingga klaim menggunakan Facebook bisa membuat hidup lebih lama tersebut. Pertama, studi ini menunjukkan bahwa LIKES dari orang asing benar-benar tidak memiliki pengaruh apapun terhadap peningkatkan kebahagiaan atau umur. Hubungan yang menguntungkan di Facebook adalah mereka yang berfungsi untuk memperkuat ikatan yang telah ada. Jadi, jumlah pengikut yang besar atau posting yang banyak di-share mungkin meningkatkan kebahagiaan untuk sementara, tetapi mereka tidak bermanfaat dalam jangka panjang kepada pengguna.

Kedua, penelitian ini memiliki beberapa hubungan dengan Facebook itu sendiri. William Hobbs, postdoctorate di Northeastern University, dan co-author penelitian  ini bekerja di Facebook sebagai peneliti magang di tahun 2013. Penulis lainnya, Moira Burke, saat ini menjadi asisten peneliti di Facebook. Jadi penelitian ini bisa saja bias Facebook meskipun hal tersebut dibantah oleh penelitinya.

Secara keseluruhan, para peneliti menemukan pengguna Facebook rata-rata sekitar 12 persen lebih mungkin tidak meninggal dibandingkan seseorang yang tidak menggunakan situs Facebook. Mereka yang menggunakan Facebook secara moderat (tidak berlebihan) dan memiliki jaringan sosial rata-rata (atau lebih besar) menikmati manfaat paling besar dari menggunakan Facebook.

Jadi, pada dasarnya, menggunakan Facebook bisa bermanfaat meskipun selama ini media sosial seperti Facebook dituding memiliki dampak negatif bagi kesehatan. Kuncinya adalah jangan terlalu sering menggunakannya atau secukupnya saja. Jika sudah kecanduan, justru mungkin manfaatnya hilang diganti oleh dampak negatif.

Sumber: The Next Web