Orang Tua Khawatir, Anak Candu Main Game Online Meningkat

ku-xlarge

Ahli medis dan kecanduan, badan amal dan orang tua di Inggris kini menjadi semakin khawatir terhadap jumlah waktu yang dihabiskan anak-anak untuk bermain game online karena statistik menunjukkan bahwa pengeluaran orang Inggris untuk game seperti League of Legends, World of Warcraft dan Grand Theft Auto berjumlah lebih dari 3 miliar pound tahun ini.

Dr Aric Sigman, seorang dosen kesehatan anak mengatakan bahwa ia telah mendengar dari sejumlah dokter bahwa orang tua meminta obat tidur untuk anak-anak mereka. Terlepas dari apakah ini disebut kecanduan atau tidak, namun masalah ini telah membesar dan berkembang.

Badan amal anak-anak Action for Children mengatakan bahwa seperempat dari orang tua menempatkan waktu layar anak-anak mereka dan bagaimana mengendalikannya sebagai tantangan terbesar bagi mereka, lebih besar dari masalah tradisional seperti pekerjaan rumah atau makan yang sehat. Carol Iddon, direktur badan amal tersebut mengatakan bahwa mereka terkejut dengan fakta yang dikemukakan orang tua tersebut. Mereka tidak menganggap bahwa hal tersebut adalah masalah besar. Dengan game, anak-anak mendapatkan banyak kepuasan dan penguatan positif, dapat membangun kepercayaan diri mereka, tetapi hal tersebut bisa membuat anak-anak menjadi kecanduan.

Ben Jones (bukan nama sebenarnya) seorang gamer dikenal dengan nama online Onibobo, merupakan bagian dari sub-budaya muda yang sedang tumbuh, terutama laki-laki yang tampaknya telah menjadi kecanduan game internet.  Sesi gamenya biasanya berlangsung sekitar sembilan jam dan biasanya terus berlangsung hingga malam. Ben Jones baru berusia 27 tahun dan telah menjadi menjadi pecandu berat sejak berusia 15 tahun. Di sekolahnya, ia menghabiskan lebih banyak waktu untuk bermain game daripada belajar dan sejak tidak lagi bermain game ia kesulitan untuk mempertahankan pekerjaan.

Meskipun banyak yang mengalami kecanduan game, industri game enggan untuk menanggung tanggung jawab sosial. Anak-anak kehilangan sentuhan dengan realitas adalah kekhawatiran terbesar bagi orang tua. Namun kecanduan game tidak seperti kecanduan berjudi dan belum diakui dengan diagnosis formal, terlebih adanya keterbatasan dana untuk penelitian.

Sumber: The Guardian

Sumber Foto: Gawker