34 Orang Ditangkap Karena Serangan DDoS

Sebanyak tiga puluh empat orang, termasuk remaja, telah ditangkap setelah sebuah operasi polisi internasional yang melibatkan otoritas Uni Eropa dan AS. Mereka ditangkap karena melakukan serangan Distributed Denial of Service (DDoS). Dua belas dari tiga puluh empat tersangka ditangkap di Inggris sebagai bagian dari penyelidikan yang dipimpin oleh Badan Kejahatan Nasional (NCA). Pihak berwenang di total 13 negara melakukan penangkapan antara 5 dan 9 Desember.

NCA mengatakan bahwa para tersangka telah mentargetkan pengguna dengan menggunakan perangkat lunak yang disebut Netspoof, sebuah program komputer yang bisa mengarahkan volume besar lalu lintas internet di situs dan server web untuk menonaktifkan mereka. Menyusul penangkapan di Inggris, seorang pria 27 tahun dari Hamilton di Skotlandia didakwa dengan pelanggaran di bawah Undang-Undang Penyalahgunaan Komputer.

Sebagai bagian dari operasi internasional, tersangka di Amerika Serikat telah ditangkap dan didakwa atas serangan DDoS yang mengakibatkan sebuah situs chat di San Francisco offline. Tersangka tersebut adalah Sean Sharma, seorang mahasiswa berusia 26 tahun di California, yang terdaftar dalam program master di University of Southern California. Sharma bisa menghadapi hingga 10 tahun penjara dan kasusnya sedang diselidiki oleh FBI.

Sumber: BBC