Boneka Cayla dan Mainan i-Que Serang Privasi dan Keamanan Anak

cayla

Produsen mainan cerdas i-Que dan Cayla telah dituduh menjadikan anak-anak tunduk dalam pengawasan berkelanjutan dan melahirkan ancaman dekat dan langsung terhadap keselamatan dan keamanan mereka. Tuduhan tersebut berasal keluhan resmi kelompok konsumen di Amerika Serikat. Kelompok konsumen tersebut bersama dengan beberapa badan di Uni Eropa menyerukan penyelidikan terhadap produsen mainana cerdas tersebut.

Genesis Toys yang membuat produk mainan cerdas tersebut tidak menanggapi permintaan untuk komentar. Hal yang sama dilakukan oleh Nuance Communications, perusahaan yang menyediakan perangkat lunak pengenalan suara untuk produk mainan cerdas tersebut. Nuance Communications juga telah menjadi subjek pengaduan di AS, yang diajukan ke Komisi Perdagangan Federal.

Selain masalah perlindungan data, hack terhadap mainan cerdas tersebut memungkinkan orang asing untuk berbicara langsung kepada anak-anak melalui boneka My Friend Cayla. Norwegian Consumer Council juga menyelidiki syarat dan kondisi mainan tersebut. Mereka menemukan produk mainan tersebut kurang sesuai dan berpotensi melanggar aturan iklan.

Pada bulan Januari 2015, BBC dan peneliti keamanan Ken Munro dari Pen Partners Test, mengungkapkan kerentanan dalam perangkat lunak Cayla yang memungkinkan boneka bisa di-hack. Hampir dua tahun kemudian masalah tersebut tampaknya masih belum diperbaiki.

Menurut keluhan di Amerika Serikat, boneka tersebut meminta anak-anak untuk memberikan data pribadi secara lisan, termasuk nama orang tua, nama sekolah dan tempat di mana mereka tinggal. Keluhan di AS juga mengatakan bahwa mainan tersebut memungkinkan koneksi Bluetooth yang tidak sah dari setiap ponsel atau tablet dalam jarak hingga 50 kaki (15 meter).

Norwegian Consumer Council kini telah mengajukan keluhan sendiri kepada tiga pihak berwenang di Norwegia, termasuk ombudsman perlindungan konsumen. Keluhan lebih lanjut dari badan-badan lain akan diajukan di Perancis, Swedia, Yunani, Belgia, Irlandia dan Belanda.

Sumber: BBC

Sumber Foto: Mobbo