Cara Bersembunyi Demi Menjaga Privasi Online

Terpilihnya Donald Trump sebagai presiden AS membuat banyak orang khawatir dengan privasi dan keamanan mereka ketika online. Hal ini karena National Security Agency di bawah kendali Trump dipercaya akan melakukan pengawasan secara sangat serius.

Oleh karena itu adalah semakin penting untuk menjaga privasi ketika online. Pertanyaannya bagaimana caranya? Tiga hal berikut ini dapat Anda lakukan.

Chatting dan e-Mail

Chatting dan pesan email yang paling mudah untuk dibuat menjadi private, tetapi meskipun demikian, pengguna harus memperhatikan dengan baik untuk membuat alat bekerja untuk mereka. Aplikasi chatting yang dienkripsi seperti WhatsApp, Signal dan Wickr membuat pesan terenkripsi end-to-end. Hal itu berarti penyedia aplikasi sendiri tidak bisa membacanya dan karena itu tidak dapat menyerahkannya kepada pemerintah. Aplikasi chat lainnya, termasuk Facebook Messenger dan Allo Google, menawarkan enkripsi end-to-end sebagai pilihan, bukan default sehingga lebih baik memilih aplikasi chatting yang default end-to-end.

Browsing

Banyak alat browsing yang bisa menghentikan pemerintah dan orang lain dari melacak riwayat browsing web Anda . Misalnya, browser Firefox menawarkan pengguna mode private browsing dan kemampuan untuk memberitahu situs agar tidak melacak pengguna. Mozilla tidak memiliki catatan browsing web Anda untuk diberikan kepada pemerintah. Namun demikian, situs web yang Anda kunjungi masih dapat melacak lokasi dan identitas Anda bahkan jika Anda meminta mereka agar tidak melakukannya.

Chrome dan Safari juga menawarkan mode private browsing. Namun, perlu dipertimbangkan ketika menggunakan fitur ini, cookie yang membuat Anda login ke account email Anda bisa hilang ketika pengaturan ini diaktifkan.

Pilihan yang lebih ekstrim adalah browser TOR, yang tidak hanya menyembunyikan alamat IP dari situs web yang Anda kunjungi, tetapi memungkinkan Anda mengakses bagian dari internet yang mungkin diblokir di wilayah Anda. Demi privasi sebaiknya gunakan browser TOR.

Media sosial

Media sosial adalah tempat terbuka atau publik sehingga hal tersebut menjadi rintangan pertama ketika Anda jika Anda menyendiri di media sosial. Orang-orang yang ingin masuk ke kegiatan aktivis harus menjaga kehadiran media sosial mereka menjadi anonim. Hal tersebut cukup mudah dilakukan di Twitter, namun sedikit rumit di Facebook yang mengharuskan pengguna untuk memberikan nama asli mereka.

Perlu diingat bahwa menyembunyikan diri Anda demi menjaga privasi tidak selalu terkait pengawasan pemerintah, melainkan troll internet. Jika pengguna internet lainnya ingin menghentikan Anda dari berbicara menentang kebijakan pemerintah di media sosial, misalnya, mereka dapat menggunakan nama asli Anda untuk mencari tahu alamat rumah Anda dan tempat kerja, dan mengganggu Anda dalam kehidupan nyata. Untuk itulah pentingnya Anda menjadi anonim di media sosial.

Sumber: CNet