Facebook Dituduh Menyesatkan Komisi Eropa dalam Kasus Pembelian WhatsApp

Komisi Eropa menuduh Facebook memberikan informasi yang salah atau menyesatkan selama penyelidikan Komisi Eropa dalam kasus merger Facebook dengan WhatsApp pada tahun 2014. Hal ini berpusat di sekitar fakta bahwa Facebook mengatakan kepada Komisi Eropa bahwa mereka dapat diandalkan mengotomatisasi pencocokan antara rekening terpisah di WhatsApp dan di Facebook. Margrethe Vestager yang bertanggung jawab atas kebijakan persaingan Uni Eropa mengatakan bahwa Facebook wajib memberikan Komisi Eropa informasi yang akurat selama investigasi merger. Menurutnya, dalam kasus khusus ini, pandangan awal Komisi Eropa adalah bahwa Facebook memberikan informasi yang salah atau menyesatkan selama penyelidikan akuisisi WhatsApp. Facebook diberikan kesempatan untuk menanggapi tuduhan tersebut.

Awal tahun ini, WhatsApp menawarkan pilihan untuk menghubungkan nomor telepon penggunanya dengan indentitas Facebook. Menurut WhatsApp hal ini akan membantu meningkatkan saran teman (friend suggestion) (dan menampilkan iklan yang lebih relevan) di akun Facebook terkait. Komisi Eropa mengatakan kemungkinan teknis pencocokan otomatis ID Facebook dengan pengguna WhatsApp ini sudah ada pada tahun 2014 sehingga dengan demikian Facebook telah menyesatkan Uni Eropa selama investigasi merger. Ini artinya upaya mencocokkan nomor telepom pengguna WhatsApp dengan akun di Facebook telah dilakukan pada tahun 2014 saat pembelian, tidak seperti dilaporkan dua tahun sesudahnya di tahun 2016.

Usaha Komisi Eropa ini merupakan yang terbaru dalam serangkaian keputusan hukum agresif terhadap perusahaan teknologi yang umumnya berasal dari AS. Komisi Eropa saat ini sedang mengejar tagihan pajak dari Apple Inc di Irlandia serta menuduh perusahaan seperti Twitter dan Microsoft yang tidak bereaksi cukup cepat untuk ujaran kebencian online. Keluhan terbaru kelompok privasi memaksa Facebook untuk menghentikan berbagi data antara WhatsApp dan Facebook di Eropa bulan lalu.

Facebook memiliki waktu sampai dengan 31 Januari 2017 untuk menanggapi tuduhan komisi Eropa tersebut. Jika tuduhan dikonfirmasi, Komisi Eropa bisa mendenda Facebook sampai satu persen dari omset Facebook. Seorang juru bicara Facebook mengatakan akan menghormati proses Komisi Eropa dan yakin bahwa review penuh dari fakta-fakta akan mengkonfirmasi Facebook telah bertindak dengan itikad baik.

Menurutnya, Facebook telah secara konsisten memberikan informasi yang akurat tentang kemampuan teknis dan rencana, termasuk dalam pemberitahuan tentang akuisisi WhatsApp dan dalam briefing sukarela sebelum update kebijakan privasi WhatsApp tahun ini. Facebook senang bahwa Komisi Eropa berdiri dengan keputusan yang jelas dan Facebook akan terus bekerja sama dan berbagi informasi dengan Komisi Eropa untuk menyelesaikan pertanyaan-pertanyaan mereka.

Sumber: Komisi Eropa via Engadget