Inggris Sita Barang Palsu yang Dijual di Facebook & Instagram

Penjualan barang palsu menjadi mudah sejak media sosial berkembang dengan pesat. Hal ini karena sangat mudah menemukan para peminat barang palsu yang biasanya harganya jauh lebih murah dari barang asli. Untuk mengatasi hal ini, baru-baru ini pemerintah Inggris melakukan penggerebakan dan menyita banyak barang palsu yang dijual melalui Facebook dan Instagram.

Ribuan barang termasuk kosmetik berbahaya, produk listrik dan charger disita dalam sebuah penggerebekan baru-baru ini. Alas kaki palsu, barang-barang kulit dan tembakau juga ditemukan di berbagai penggerebekan di Inggris. Operasi yang dipimpin oleh tim Trading Standards e-crime Inggris tersebut menargetkan pasar di mana para pemasok dari para pedagang diduga beroperasi. Penggerebekan tersebut merupakan hasil dari kerja intelijen termasuk informasi yang dikumpulkan dari ponsel dan sistem navigasi satelit yang ditemukan selama penggerebekan sebelumnya.

Graham Mogg pimpinan Anti-Counterfeiting Group mengatakan bahwa ketika penjahat menyusup dan merusak platform media sosial seperti Facebook dan Instagram konsumen berada dalam risiko cedera dan membahayakan. Ia menambahkan bahwa dengan menargetkan pemasok grosir pasar dan ritel serta pedagang yang beroperasi di media sosial, berarti telah menghapus puluhan ribu produk yang tidak aman dan barang palsu lainnya dari pasar.

Pemberitahuan tentang adanya penggerebekan tersebut telah dirilis dan para pembeli hadiah Natal diperingatkan untuk memeriksa hadiah mereka setelah barang palsu disita dalam perjalanan mereka menuju ke Inggris. Lebih dari 83.000 item yang disita oleh Border Force Inggris di bandara dalam satu operasi selama enam hari di bulan Desember ini.

Bagi Anda yang sering berbelanja di Facebook dan Instagram bukan tidak mungkin barang yang Anda beli merupakan barang palsu. Berhati-hatilah, jangan buru-buru tergiur karena harga yang murah, padahal produk tersebut produk palsu yang bisa membahayakan kesehatan Anda.

Sumber: BBC

Sumber Foto: WQAD.com