Prancis Bentuk Internet Ombusdman untuk Mengawal Kebebasan Berbicara

Prancis sedang mempertimbangkan untuk menunjuk badan ombudsman internet resmi yang berfungsi mengatur keluhan tentang materi online untuk mencegah sensor berlebihan dan melanggengkan kebebasan berbicara. Sebuah RUU yang disebut content qualification assessment procedure telah diajukan di senat Prancis dan telah diperdebatkan minggu lalu pada pertemuan tingkat tinggi yang dihadiri oleh senator dan hakim serta pemangku tugas kebijakan dari Google dan Twitter.

Tujuannya adalah untuk menyediakan prosedur sederhana yang akan mendukung perusahaan yang beroperasi secara online, tetapi tidak mengetahui dengan pasti tanggung jawab mereka secara hukum serta untuk mencegah penghapusan terlalu berlebihan atau sensor materi online hanya karena hal tersebut adalah subjek keluhan. Hal ini dapat ditiru oleh yurisdiksi Eropa lainnya.

Dan Shefets, pengacara Denmark yang bekerja di Paris dan telah mengembangkan proposal dengan senator Prancis Nathalie Goulet, mengatakan bahwa masalah yang diatasi oleh ombudsman internet tersebut berlaku untuk semua negara di Eropa. Sesuai dengan aturan, penyedia layanan internet (ISP) menghadapi, baik  kewajiban pidana maupun perdata segera setelah mereka tahu konten yang diduga ilegal. Salah satu konsekuensi dari kewajiban tersebut adalah bahwa perusahaan-perusahaan kecil akan menurunkan konten tersebut karena takut sanksi.

Idenya adalah bahwa respon yang cepat dari ombudsman internet ini akan menentukan apakah suatu materi tertentu perlu dihapus atau tetap dibiarkan seperti apa adanya. Selama ISP mematuhi putusan, mereka tidak akan menghadapi denda atau hukuman. Menurut David Wright, dari UK Safer Internet Centre model yang paling dekat adalah Australia’s e-safety commissioner yang menyediakan layanan pengaduan bagi anak-anak yang mengalami cyber-bullying.

Ombudsman internet ini akan membantu perusahaan kecil yang tidak mampu memiliki departemen hukum yang besar untuk menilai risiko bahan atau materi online yang mereka sediakan. Ombusdman ini akan membantu mereka bersaing dengan pemain besar, yang sudah memiliki departemen hukum besar dan akses ke pengacara tanpa kesulitan keuangan.

Sumber: The Guardian

Sumber Foto: soerenkern.com