Ibu Didakwa Penculikan karena Rekam Anak di Facebook Live

Seorang wanita asal Ohio, Amerika Serikat didakwa melakukan penculikan setelah ia merekatkan anaknya yang berusia dua tahun ke dinding dan menyiarkannya secara live di Facebook Live awal bulan ini.

Polisi dari Reynoldsburg, Ohio mendakwa ibu yang masih berusia 18 tahun tersebut dakwaan kejahatan dengan tingkat tiga dan mengatakan bahwa layanan anak Franklin County telah mengambil anaknya untuk perlindungan. Dalam sebuah pernyataan, departemen kepolisian mengatakan bahwa mereka mengetahui rekaman video tersebut dari stasiun berita lokal.

Menurut keterangan polisi, anak tersebut ditahan untuk direkam selama kurang lebih 15 menit. Video per tanggal 1 Januari tersebut menunjukkan seorang balita yang menangis, mulutnya ditutup dengan tape dan tubuhnya ditempelkan ke dinding.

Dalam video tersebut sang ibu mengatakan bahwa balita tersebut memiliki ibu terbaik di seluruh dunia. Ia mengancam akan menempelkan lebih banyak tape ke mulut anaknya dan memerintahkkannya supaya diam dan bisa menonton televisi sehingga kalau ia berlaku demikian akan baik-baik saja. Ibu tersebut kemudian menjelaskan kepada penonton bahwa dia melekatkan anaknya ke dinding agar bisa membersihkan rumah.

Penangkapan ibu muda tersebut menandai kasus tingkat tinggi kedua karena penggunaa Facebook Live untuk tindakan kejahatan. Di Chicago awal bulan ini, polisi menangkap empat orang atas tuduhan penculikan dan kejahatan kebencian setelah mereka memposting sebuah video di mana mereka memukul dan mengikat penderita disabilitas.

Facebook dilaporkan mengalami kesulitan untuk menghapus atau memoderasi video pelecehan, kekerasan dan menyakiti diri sendiri pada platform Facebook. Sebuah video di mana seorang gadis bunuh diri dengan cepat menyebar ke seluruh Facebook pekan ini, meskipun Facebook bukan host asli dari video tersebut.

Sumber: The Guardian