Perpustakaan Amerika Terkena Serangan Ransomware

Perpustakaan di kota St Louis secara bertahap berhasil mendapatkan kembali kontrol terhadap sistem komputer mereka, setelah serangan malware beberapa hari yang lalu. Sebelumnya penjahat berhasil masuk ke 17 sistem perpustakaan, menonaktifkan sistem tersebut dan menuntut uang tebusan.

Dengan adanya serangan tersebut,  berarti pengunjung perpustakaan tidak dapat meminjam buku atau menggunakan komputer. Waller McGuire, direktur eksekutif dari perpustakaan St Louis mengatakan bahwa semua layanan sedang dipulihkan. Tidak ada uang tebusan telah dibayarkan kepada para penyerang.

Menurut Intel Security, serangan ransomware meningkat dalam jumlah yang mengkhawatirkan. Staf teknis perpustakaan di St Louis telah bekerja sepanjang malam dan akhir pekan untuk mendapatkan kembali akses ke server yang terkena serangan dengan menggunakan sistem back-up perpustakaan untuk mengembalikan mereka.

Prioritas pertama mereka adalah mengembalikan sistem yang memungkinkan buku bisa dipinjam yang kini telah berhasil dilakukan. Perpustakaan umum St Louis telah bekerja sama dengan FBI untuk mengidentifikasi bagaimana penjahat masuk ke sistem dan memperbaiki masalah. Waller McGuire menyampaikan permintaan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang telah disebabkan insiden tersebut sehingga menyebabkan ribuan pengunjung Perpustakaan Umum St Louis yang jumlahnya ribuan setiap harinya tidak bisa memeriksa bahan bacaan dan menggunakan komputer untuk berbagai tujuan.

Sumber: BBC