Bug Cloudflare Sebabkan Kebocoran Data

Bug yang ditemukan di jaringan Cloudflare telah menyebabkan bocornya pertukaran pesan pribadi di situs kencan, pemesanan hotel dan cuplikan dari video dewasa secara tidak sengaja. Perusahaan Cloudflare melindungi situs dengan me-routing lalu lintas mereka melalui jaringan sendiri dan menyaring serangan hack. Cloudflare memiliki 4 juta nasabah, termasuk bank, pemerintah dan situs belanja. Hal yang lebih mengkhawatirkan adalah pengguna tidak akan selalu tahu layanan online mana yang mereka gunakan yang berjalan di Cloudflare karena tidak terlihat.

Bug  di jaringan Cloudflare tersebut terungkap saat Cloudflare melakukan migrasi dari perangkat lunak yang lama ke perangkat lunak baru antara tanggal 13-18 Februari yang lalu. Chief Operating Officer Cloudflare, John Graham-Cumming mengatakan bahwa kemungkinan minggu lalu, sekitar 120.000 halaman web per hari yang mungkin berisi beberapa data pribadi tidak terenkripsi, bersama dengan teks sampah lainnya.

Dia mengatakan bahwa tidak ada bukti data yang telah bocor tersebut digunakan untuk kejahatan. Namun ia tidak bisa menjamin bahwa tak seorang pun melihat sesuatu dan melakukan sesuatu yang nakal. Clouflare yang memiliki misi membuat internet bekerja dengan cara yang seharusnya juga telah bekerja dengan mesin pencari utama untuk mendapatkan data dari cache mereka.

Bug ini ditemukan oleh insinyur Google Tavis Ormandy yang membandingkannya dengan bug Heartbleed di tahun 2014 yang lalu. Ahli cybersecurity Prof Alan Woodward mengatakan bug tersebut disebabkan oleh beberapa baris kode yang salah.

Sumber: BBC

Sumber Foto: News Headline