Facebook Gagal Menghapus Foto Anak-anak yang Dilecehkan secara Seksual

Facebook dikritik karena penanganannya terhadap laporan foto anak yang dilecehkan secara seksual yang ada di platform Facebook. Ketua komite Commons media Inggris, Damian Collins, mengatakan bahwa ia meragukan efektivitas sistem konten moderasi Facebook. Komentar Collins muncul setelah BBC melaporkan puluhan foto anak ke Facebook, namun lebih dari 80% tidak dihapus.

Foto yang dilaporkan tersebut termasuk foto dari sekelompok pria yang sedang mendiskusikan pertukaran bahan pelecehan anak. Ketika diberikan dengan contoh foto anak, Facebook melaporkan wartawan BBC yang terlibat ke polisi dan membatalkan rencana wawancara.

Facebook kemudian mengeluarkan pernyataan bahwa adalah melawan hukum bagi siapa saja untuk mendistribusikan gambar eksploitasi anak. Collins menanggapi tindakan Facebook tersebut dengan mengatakan sesuatu yang luar biasa BBC dilaporkan ke pihak berwenang ketika mencoba untuk membantu membersihkan platform Facebook dari foto pelecehan anak.

Pada halaman selamat datang, Facebook mengatakan menghapus materi cabul. Facebook mengatakan gambar tanpa busana atau konten yang menjurus seksual tidak diperbolehkan pada platform Facebook. Hal ini mendorong pengguna untuk melaporkan konten yang tidak pantas melalui tombol laporan.

Untuk menguji klaim Facebook, BBC menggunakan tombol laporan tersebut untuk mengingatkan Facebook atas 100 foto yang menyalahi kebijakan Facebook. Foto itu termasuk  halaman eksplisit untuk pria dengan minat seksual pada anak-anak, foto anak di bawah 16 tahun dalam pose yang sangat seksual, dengan komentar cabul diposting di samping foto, grup dengan nama hot xxxx schoolgirls yang berisi foto curian dari anak-anak yang sebenarnya serta foto yang berasal dari video penganiayaan anak, dengan permintaan di bawahnya untuk dibagi di pornografi anak.

Dari sebanyak 100 foto yang dilaporkan BBC hanya 18 foto yang dihapus oleh Facebook. Menurut balasan otomatis Facebook, foto lain, yaitu sebanya 82 foto tidak melanggar community standards meskipun foto-foto tersebut menunjukkan pelecehan seksual terhadap anak-anak.

Perlu juga ditekankan bahwa aturan Facebook melarang pelaku penyerangan seksual yang telah dihukum memiliki akun Facebook. Namun wartawan BBC menemukan lima pedofil yang telah dihukum memiliki profil Facebook dan melaporkan mereka ke Facebook melalui sistem sendiri. Tak satu pun dari kelima akun tersebut yang dihapus oleh Facebook.

Sumber: BBC

Sumber Foto: Rappler