Flybe Didenda Karena Mengirimkan 3,3 Juta email yang Tak Diinginkan

Maskapai penerbangan Flybe telah didenda 70.000 pound karena mengirimkan lebih dari 3,3 juta email pemasaran kepada orang-orang yang telah memilih untuk tidak menerima email tersebut atau telah melakukan unsubscribe. Email yang dikirim pada bulan Agustus 2016, menyarankan orang untuk mengubah informasi pribadi yang sudah kedaluarsa dan memperbarui preferensi pemasaran mereka.

Email tersebut juga memberikan orang kesempatan untuk memenangkan hadiah menarik. Namun regulator mengatakan Flybe harus telah memperoleh persetujuan publik sebelum mengirim email tersebut.

Steve Eckersley, kepala penegakan di Kantor Komisaris Informasi, Inggris mengatakan bahwa mengirim email untuk menentukan apakah orang ingin menerima pemasaran, tanpa persetujuan yang tepat, masih merupakan pemasaran dan hal tersebut melawan hukum. Dalam kasus Flybe, perusahaan sengaja menghubungi orang yang sudah memilih keluar atau telah melakukan unsubscribe dari berlangganan email Flybe.

Flybe mengatakan bahwa mereka ingin meminta maaf kepada pelanggan yang terkena dampak pengiriman email yang tidak diinginkan tersebut. Flybe juga memastikan bahwa peristiwa tersebut tidak terjadi lagi.

Flybe bukan satu-satunya perusahaan yang didenda karena mengirimkan email yang tidak diinginkan. Kantor Komisaris Informasi Inggris juga telah mendenda produsen mobil Honda Motor Europe sebesar 13.000 pound setelah penyelidikan terpisah ditemukan pelanggaran serupa. Honda Motor Europe mengirim sebanyak 289.790 email untuk memperjelas pilihan pelanggan dalam menerima pemasaran, tetapi tidak mengamankan persetujuan mereka sebelumnya.

Sumber: BBC

Sumber Foto: ACMA