Scammer Tipu Dua Perusahaan Teknologi AS 100 Juta Dollar AS

Seorang pria Lithuania didakwa menipu dua perusahaan teknologi AS senilai 100 juta dollar AS melalui email phishing. Menyamar sebagai produsen berbasis di Asia, Evaldas Rimasauskas menipu staf perusahaam tersebut untuk mentransfer uang ke rekening bank di bawah kendalinya. Perusahaan-perusahaan yang menjadi korban tidak disebutkan, tetapi digambarkan sebagai perusahaan multinasional yang berbasis di AS, salah satunya beroperasi di media sosial.

Menurut Departemen Kehakiman AS, Rimasauskas yang ditangkap di Lithuania pekan lalu menipu perusahaan tersebut setidaknya dari tahun 2013 sampai 2015. Rimasauskas diduga mendaftarkan perusahaannya di Latvia yang namanya sama dengan  produsen perangkat keras komputer berbasis di Asia dan membuka berbagai rekening atas namanya di beberapa bank.

DOJ mengatakan, seteleh mendirikan perusahaan fiktif tersebut ia mengirimkan email phishing ke karyawan dan agen dari perusahaan target yang secara teratur melakukan transaksi jutaan dolar dengan perusahaan yang berasal dari Asia. Email tersebut dikira berasal dari karyawan dan agen dari perusahaan Asia dan dikirim dari akun email palsu, mengarahkan uang untuk barang dan jasa yang sah ke rekening Rimasauskas.

Uang tersebut kemudian ditransfer ke rekening bank yang berbeda di beberapa di lokasi di seluruh dunia, termasuk Latvia, Siprus, Slovakia, Lithuania, Hungaria dan Hong Kong. Rimasauskas juga menghancurkan faktur, kontrak dan surat untuk menyembunyikan penipuannya dari bank yang ia gunakan. Para pejabat AS mengatakan Rimasauskas menyedot lebih dari 100 juta dollar AS secara total, meskipun sebagian besar dari uang yang dicuri tersebut telah dikembalikan.

Sumber: BBC

Sumber Foto: Mashable