Aplikasi Kesehatan Gratis Jual Data Pengguna

Peneliti keamanan memperingatkan bahwa aplikasi pelacak kesehatan gratis menimbulkan risiko privasi yang parah.

Menurut para ahli keamanan tersebut, pengembang aplikasi pelacak kesehatan sering mengabaikan perlindungan data pengguna dan yang lebih buruk lagi, sengaja memikat pengguna dengan gimmicks kesehatan gratis untuk menguangkan data mereka. Praktek buruk lainnya ditemukan oleh para peneliti termasuk transmisi data tanpa jaminan dan pelacakan iklan.

Para ahli di AV-TEST Institute menemukan bahwa lebih dari 80 persen dari 60 aplikasi kesehatan gratis yang diuji tidak memiliki kebijakan privasi yang tepat, meskipun menangani data yang sangat sensitif.

Ribuan aplikasi tracker kesehatan dan kebugaran untuk smartphone Android telah dibuat. Beberapa dari aplikasi tersebut membantu pengguna mengatur dan log pola latihan mereka dengan menghitung jauhnya jarak tempuh berjalan atau berlari, kalori yang dibakar atau denyut nadi. Lainnya mengingatkan pengguna untuk minum obat tepat waktu atau merekam tekanan darah bersamaan dengan berbagai fungsi medis yang lebih tinggi.

Aplikasi tersebut dapat memotivasi pengguna untuk melakukan latihan lebih banyak, makan sehat, merekam dan menginterpretasikan data-data  penting tubuh mereka sendiri serta  mengoptimalkan perilaku mereka sendiri. Sisi buruk dari aplikasi tersebut adalah bahwa data yang dikumpulkan oleh aplikasi dapat digunakan oleh pengiklan, penyedia asuransi kesehatan dan perusahaan lain.

Sebanyak 60 aplikasi dievaluasi oleh AV-TEST ditawarkan secara gratis di Play Store. Aplikasi tersebut termasuk program Android untuk mendiagnosis penyakit, aplikasi pencarian informasi medis, apotek dan dokter, dan pelacak kebugaran seperti aplikasi yang memantau tanda-tanda vital.

Selain akses ke pengguna dan data perangkat, banyak aplikasi yang juga menuntut akses ke foto dan data lainnya yang disimpan pada perangkat mobile. Data GPS serta ID perangkat dan informasi panggilan juga tidak jarang diminta. Sebanyak 12 aplikasi menuntut akses langsung ke kamera, 7 aplikasi ingin menggunakan mikrofon, dan 3 aplikasi memerlukan fungsi telepon secara penuh dari smartphone. Banyak data yang diminta oleh aplikasi tersebut tidak relevan dengan fungsi inti dari aplikasi sebagai pelacak kesehatan.

Sumber: The Register

Sumber Foto: Greatfitnesstutorials