SWIFT Rilis Pertahanan Antipenipuan Bank Terbaru

SWIFT, perusahaan komunikasi data antarbank mengatakan bahwa mereka telah merilis mekanisme terbaru untuk melindungi transfer uang dari gangguan. Pertahanan baru tersebut akan membuat lebih mudah bagi bank untuk melacak pergerakan uang. Kontrol pembayaran merupakan bagian dari SWIFT’s Customer Security Programme, satu set perangkat IT dan perlindungan keamanan wajib yang harus diterapkan oleh bank anggota agar dapat menggunakan SWIFT.

SWIFT berharap keamanan yang ditingkatkan tersebut akan membantu bank memindai transfer antarrekening dan lebih mudah melihat aktivitas penipuan. Secara khusus, SWIFT mengatakan, layanan baru akan bermanfaat untuk bank-bank kecil dan serikat kredit yang belum menggunakan alat deteksi penipuan canggih.

Menurut SWIFT, layanan kontrol pembayaran baru tersebut merupakan respon langsung terhadap permintaan masyarakat untuk layanan tambahan yang akan melengkapi dan memperkuat kontrol terhadap penipuan yang terjadi.

Sistem SWIFT digunakan oleh bank di seluruh dunia. Sistem ini memungkinkan bank untuk menangani transfer data untuk transaksi uang. SWIFT mengklaim jaringannya digunakan oleh lebih dari 11.000 bank global.

SWIFT meperoleh sorotan publik tahun lalu ketika mereka ditargetkan oleh hacker. Hacker mampu mencuri kredensial masuk untuk layanan SWIFT dan menggunakan akses untuk mencuri uang puluhan juta dollar dari rekening bank. Setelah di-hack, SWIFT menghadapi tekanan dari para anggotanya untuk meningkatkan perlindungan keamanan, terutama karena perlindungan longgar yang memungkinkan serangan berlangsung.

Sumber: The Register