Facebook Peringatkan Bahaya Berita Palsu Menjelang Pemilu Inggris

Facebook telah meluncurkan kampanye melalui iklan surat kabar Inggris untuk memperingatkan pengguna tentang bahaya berita palsu menjelang pemilu Inggris bulan Juni. Hal tersebut merupakan upaya terbaru raksasa media sosial Facebook untuk menangani informasi berbahaya menjelang pemilihan nasional Inggris.

Sebagaimana diketahui Facebook telah mendapat tekanan kuat untuk mengatasi penyebaran berita palsu yang populer selama pemilihan presiden A.S. tahun lalu ketika banyak posting yang tidak akurat dibagikan secara luas di Facebook dan di layanan media sosial lainnya.

Menjelang pemilihan parlemen tanggal 8 Juni 2017 di Inggris, Facebook mendesak para pengguna Facebook di negara tersebut untuk skeptis terhadap berita utama yang luar biasa dan memeriksa sumber lain sebelum membagikan berita yang mungkin tidak dapat dipercaya tersebut. Facebook juga mengatakan  akan menghapus profil palsu dan berhenti mempromosikan posting yang menunjukkan tanda-tanda tidak masuk akal.

Simon Milner, direktur kebijakan Facebook  untuk Inggris mengatakan bahwa Facebook telah mengembangkan cara baru untuk mengidentifikasi dan menghapus akun palsu yang mungkin menyebarkan berita palsu sehingga Facebook sampai pada akar masalahnya. Upaya tersebut dibangun dalam kampanye baru yang diperluas untuk mengidentifikasi berita palsu dan membungkam halaman profil otomatis yang mengirimkan spam komersial atau politik.

Sebelumnya, Facebook telah menangguhkan 30.000 akun di Prancis menjelang putaran pertama pemilihan presiden bulan lalu dan menggunakan pemeriksa fakta di luar negeri. Facebook juga sebelumnya telah mengeluarkan iklan sehalaman penuh di surat kabar Jerman untuk menuntun pembaca tentang bagaimana menemukan berita palsu.

Iklan dengan tajuk Tips for spotting false news di Inggris mencantumkan 10 cara untuk mengidentifikasi apakah sebuah berita asli atau tidak, termasuk melihat URL dengan cermat, menyelidiki sumbernya, menemukan formatting yang tidak biasa dan mempertimbangkan keaslian foto. Facebook mengatakan telah mengambil tindakan terhadap puluhan ribu akun palsu di Inggris setelah mengidentifikasi pola aktivitas seperti apakah konten yang sama berulang kali diposting.

Menurut Facebook, dengan perubahan tersebut Facebook berharap bisa mengurangi penyebaran materi yang dihasilkan melalui aktivitas yang tidak autentik, termasuk spam, salah informasi, atau konten menipu lainnya yang sering dibagikan oleh pembuat akun palsu.

Sumber: Reuters