Facebook Tambah 3.000 Moderator untuk Moderasi Konten

CEO Facebook Mark Zuckerberg telah berjanji untuk menambah sebanyak 3.000 moderator  dan berinvestasi dalam alat untuk membantu menghapus konten yang tidak pantas dengan lebih cepat. Keputusan ini dilatarbelakangi oleh makin banyaknya video langsung yang menyiarkan hal yang tidak pantas seperti beberapa waktu yang lalu  seorang pria menyiarkan rekaman dirinya yang membunuh putrinya yang berusia 11 bulan.

Selama beberapa bulan terakhir, rekaman penembakan, pembunuhan, pemerkosaan dan serangan telah dialirkan secara langsung di Facebook. Siaran langsung tersebut kemudian dapat dilihat sebagai rekaman video oleh pengguna jaringan sosial Facebook, seringkali beberapa hari kemudian baru diturunkan/dihapus.

Namun, alih-alih meneliti konten sebelum diupload, Facebook mengandalkan alat pelaporan yang digunakan oleh 1,86 miliar pengguna jaringan sosial dan tim Facebook untuk meninjau postingan dan konten yang dilaporkan dan secara retroaktif menghapusnya dari situs tersebut. Hal ini tentu sangat tidak efektif mengingat pengguna yang sedemikian banyak.

Zuckerberg mengatakan bahwa sampai tahun depan, Facebook akan menambahkan 3.000 orang ke tim operasi komunitas Facebook di seluruh dunia. Saat ini Facebook memiliki lebih dari 4.500 di tim operasi komunitas untuk meninjau jutaan laporan yang didapatkan setiap minggu dan memperbaiki proses untuk melakukannya dengan cepat.

Zuckerberg menambahkan bahwa dalam rangka membangun komunitas yang aman, Facebook perlu melakukan respon dengan cepat. Facebook berupaya agar video tidak pantas mudah dilaporkan sehingga Facebook dapat segera bertindak dengan benar, apakah itu merespons dengan cepat saat seseorang membutuhkan bantuan atau mencatatnya.

Facebook telah dikritik karena kurangnya kemudahan dalam menghapus konten yang tidak pantas. Dua video dari pria Thailand yang membunuh anak perempuannya yang berusia 11 bulan pada bulan April lalu tersedia selama 24 jam sebelum dihapus dan telah dilihat lebih dari 370.000 kali.

Pada bulan Maret, seorang gadis 15 tahun dari Chicago diserang secara seksual oleh lima atau enam pria atau anak laki-laki, yang disiarkan langsung ke Facebook dan ditonton setidaknya oleh 40 orang. Sebelumnya pada bulan April, pembunuhan terhadap Robert Godwin, seorang pekerja pengecoran berusia 74 tahun, dikirim ke Facebook dan tersedia untuk ditonton selama tiga jam sebelum diturunkan.

Sumber: The Guardian