Orangtua Kehilangan Hak Asuh karena Video YouTube

Seorang ayah dan ibu tiri di AS kehilangan hak asuh atas dua dari lima anak mereka setelah memainkan olok-olok atas anak mereka tersebut dalam serangkaian video YouTube. Salah satu video olok-olok tersebut memperlihatkan putra bungsu mereka diberitahu bahwa dia telah diadopsi oleh keluarga lain.

Orangtua tersebut, Mike dan Heather Martin dari Maryland, membantah bahwa video tersebut ofensif dan mengklaim bahwa video tersebut palsu.

Pengasuhan kedua anak tersebut saat ini telah dikembalikan ke ibu kandung mereka. Orangtua kandung mereka mengatakan bahwa kedua anaknya kini diasuh oleh dirinya dan mereka berada dalam kondisi baik. Orangtua kandungnya juga mengatakan bahwa sangat memilukan dan mengganggu melihat anak-anaknya disalahgunakan.

Pengacara Mike dan Heather Martin menolak untuk membahas rincian kasus tersebut. Menurutnya semua informasi akan dipresentasikan ke pengadilan pada waktu yang tepat.

Dalam satu video kontroversial, pasangan itu menuangkan tinta ke lantai kamar anak mereka yang termuda, yaitu Cody sebelum bersumpah kepadanya dan menyalahkannya karena kekacauan tersebut. Cody pun kemudian tampak menangis histeris. Video olok-olok lainnya memperlihatkan  kedua orang tua tirinya menghancurkan Xbox Cody dengan palu.

Video tersebut telah dihapus, kecuali satu video berisi pesan permintaan maaf yang diposkan pada 22 April. Beberapa YouTuber telah mengungkapkan keprihatinannya tentang video tersebut dan telah mempertanyakan apakah video olok-olok tersebut termasuk pelecehan (terhadap anak).

Orangtua tentu sudah seharusnya mengenal batasan terhadap apa yang akan mereka lakukan terhadap anak, terutama terkait dengan sebuah video yang akan dipublikasikan kepada publik. Sudah seharusnya orangtua tidak melakukan hal-hal yang aneh terhadap anak, kemudian direkam dan dipublikasikan kepada publik karena bisa saja termasuk pelecehan terhadap anak.

Sumber: BBC