Ukraina Blokir Media Sosial Rusia

Presiden Ukraina Petro Poroshenko telah memberlakukan larangan akses terhadap jaringan media sosial terbesar di Rusia dan layanan internet Rusia yang populer dengan pengguna jutaan orang. Keputusan tersebut adalah peningkatan yang signifikan atas sanksi terhadap Rusia yang melakuka aneksasi Crimea dan konflik yang berlanjut di Ukraina timur. Larangan akses tersebut meliputi jaringan sosial VK.com dan Odnoklassniki, mesin pencari Yandex dan layanan email Mail.ru.

Penyedia layanan di Ukraina telah diperintahkan untuk memblokir akses ke situs-situs tersebut di atas. Kantor perusahaan VK.com, Odnoklassniki, mesin pencari Yandex dan layanan email Mail.ru yang berada di Ukraina juga akan menghadapi pembekuan aset dan pembatasan lainnya meskipun tidak jelas bagaimana pelarangan layanan tersebut akan mulai berlaku dan apakah Ukraina memiliki sarana teknis untuk menerapkannya.

Keputusan presiden Ukraina tersebut merupakan hal yang kontroversial karena VK (VKontakte) sendiri memiliki sekitar 15 juta pengguna di Ukraina dan Odnoklassiki (yang diterjemahkan sebagai Classmates) juga sangat populer di Ukraina. Dengan pembekuan akses terhadap dua layanan tersebut berarti jutaan orang Ukraina tidak bisa menikmati layanan VK dan Odnoklassiki ditambah dengan mesin pencari Yandex dan layanan email Mail.ru.

Seorang blogger, yaitu Anton Hodza memuji larangan tersebut sebagai kesempatan emas untuk start up Ukraina, sementara yang lain bercanda bahwa pihak berwenang Ukraina harus mempersiapkan diri dari kerusuhan dari anak-anak sekolah dan pensiunan yang marah.

Bagaimanapun, larangan akses layanan internet adalah sesuatu yang sangat tidak baik dan harus dihindari. Namun tampaknya alasan politis yang kuat menjadi dasar keputusan presiden Ukraina, sesuatu yang jarang terjadi sebelumnya.

Sumber: BBC