Yuk, Bantu Laporkan Kasus Kekerasan Anak Lewat Aplikasi PandawaCare

Data KPAI tahun 2011-2017 menunjukkan jumlah laporan pelanggaran hak anak masih tinggi. Setidaknya tercatat ada 24.637 kasus pelanggaran hak anak di berbagai bidang. Berbagai upaya memang telah dilakukan. Namun jika bicara masalah perlindungan hak anak, tantangannya yang dihadapi sangat kompleks.

Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menilai, semakin tingginya kasus kekerasan terhadap anak di Indonesia harus segera dijawab dengan langkah-langkah konkrit guna mencegah terjadinya tindak kekerasan pada anak sedini mungkin. Dibutuhkan peran aktif dari berbagai pihak termasuk orangtua sebagai pihak yang paling bertanggung jawab untuk mengawasi anak.

Untuk itulah, KPAI meluncurkan aplikasi perlindungan anak online bernama PandawaCare. Aplikasi ini diharapkan dapat memudahkan orangtua dan keluarga dalam menjalankan tugas dan fungsi perlindungan terhadap anak, dan sebagai platform baru dalam merespons isu-isu perlindungan anak dengan lebih baik.

PandawaCare nantinya akan digunakan sebagai alat bantu untuk mendukung kerja KPAI, yang salah satu tugasnya adalah menerima dan menelaah pengaduan masyarakat serta mengumpulkan data dan informasi.

PandawaCare untuk saat ini baru tersedia untuk smartphone berbasis Android. Beberapa fitur penting yang disediakan dalam aplikasi ini adalah Monitoring GPS, tombol SOS, Alarm bahaya, Konseling online, Pengaduan online dan Portal berita anak Indonesia.

Monitoring GPS bermanfaat bagi para orangtua yang ingin memantau posisi anak-anaknya. Fitur ini penting untuk menghindari kejahatan seperti penculikan dan traficking atau hilang.

Jika anak membutuhkan pertolongan darurat, anak bisa menekan tombol SOS. Jika tombol ini diklik, maka secara otomatis pelapor akan diminta untuk memotret kejadian dan foto diri (selfie) serta isi laporan. SOS ini akan mengirim tanda bahaya ke semua anggota pengguna.

Tombol Alarm berfungsi untuk membunyikan nada berfrekuensi tinggi untuk meminta pertolongan atau memancing perhatian orang di sekitar pengguna ketika dalam bahaya atau diperlukan.

Selain itu pada aplikasi ini juga terdapar menu Pengaduan Online. Setiap pengaduan yang dikirim melalui aplikasi ini akan diteruskan secara langsung ke Bagian Pengaduan Online di KPAI untuk diproses lebih lanjut.

Lalu ada menu Konseling Online. Fitur ini disediakan bagi anak-anak dan keluarga yang membutuhkan konsultasi dengan konselor atau psikolog terkait persoalan pribadi atau masalah keluarga yang berpotensi berpengaruh negatig terhadap tumbuh kembang anak.

Aplikasi PandawaCare juga dilengkapi dengan portal berita anak. Media online ini secara khusus memfokuskan diri pada pemberitaan tentang anak, problematoka, dan interasiknya, serta berbagai tips parenting dan pendidikan anak.

(dew)