Hacker Petya Keluarkan Permintaan Tebusan Baru

Pelaku serangan cyber yang baru-baru ini mengganggu bisnis di seluruh dunia tampaknya telah mengakses tempat pembayaran tebusan yang mereka kumpulkan. Sebanyak lebih dari 7.900 poundstrerling uang virtual telah dipindahkan dari alamat Bitcoin yang tercantum dalam permintaan tebusan yang muncul di PC yang diretas.

Tampaknya uang tebusan tersebut telah diambil oleh mereka yang bertanggung jawab atas kejahatan dan kemudian mereka  membuat permintaan tebusan baru. Akan tetapi analis berspekulasi bahwa permintaan tebusan baru tersebut mungkin dimaksudkan untuk membingungkan investigasi terhadap masalah tersebut.

Dalam perkembangan terkait lainnya, menteri dalam negeri Ukraina mengatakan bahwa polisi berhasil mencegah serangan gelombang kedua dengan mematikan dan menyita server komputer yang digunakan oleh perusahaan perangkat lunak lokal, yang diduga telah membantu penyebaran varian virus Petya tersebut.

Sebagaimana diketahui, serangan ransomware Petya bermula di Ukraina. Namun, meskipun mayoritas serangan yang terdeteksi terjadi di Ukraina, menurut analisis perusahaan keamanan Eset malware juga memengaruhi bisnis di seluruh dunia. Komputer mereka menjadi tidak dapat diakses setelah kode tersebut menyebar ke jaringan internal mereka serta mengacak sebagian sistem operasi PC yang digunakan untuk menemukan tempat penyimpanan file.

Korban berprofil tinggi dari ransomware Petya antara lain Reckitt Benckiser, produsen kue Oreo Mondelez International, grup pelayaran Maersk dan agen periklanan WPP. Sebagian besar dari mereka tidak membayar permintaan tebusan. Hal ini sebagian karena alamat email yang diberikan oleh penyerang untuk menghubungi mereka dimatikan oleh operator Jermannya.

Sumber: BBC