Perusahaan Internet Dihimbau untuk Basmi Foto Pelecehan Anak

Perusahaan internet harus menginvestasikan sebagian dari keuntungan mereka yang berlimpah ke dalam usaha untuk membasmi foto pelecehan anak online. Hal tersebut diungkapkan oleh seorang kepala kepolisian di Inggris.

Mike Barton, kepala kepolisian daerah Durham, Inggris menantang perusahaan internet untuk berbuat lebih banyak untuk menghentikan konten pelecehan anak saat pertama kali muncul. Saat ini kepolisian Inggris menangkap ratusan tersangka pedofil setiap bulannya. Ia juga meminta situs media sosial untuk melarang pengguna yang bertanggung jawab atas pelecehan atau kekerasan terhadap anak di layanan mereka selamanya.

Barton yang memimpin operasi kejahatan nasional di Inggris, mempertanyakan mengapa sangat sulit menghapus gambar pelecehan anak dari web. Dia mengatakan bahwa kepolisian melakukan lebih dari 400 penangkapan sehubungan dengan gambar anak-anak yang tidak senonoh setiap bulan, namun polisi tidak dapat mengatasi masalah itu sendiri. Ia mengatakan bahwa tanggung jawab harusnya juga berada di perusahaan yang menciptakan dan menjalankan platform online.

Statistik yang diterbitkan awal tahun ini menunjukkan bahwa kepolisian di Inggris dan Wales mencatat rata-rata 15 pelanggaran seksual terhadap anak-anak yang melibatkan internet setiap hari di tahun 2016-2017.

Simon Bailey, pemimpin nasional untuk perlindungan anak Inggris mengatakan pelanggar tingkat rendah harus ditangani melalui konseling dan rehabilitasi.  Sementara itu petugas memusatkan perhatian pada individu paling berbahaya yang memiliki akses terhadap anak-anak dan mereka yang paling serius mencari foto pelecehan anak. Barton juga meminta perusahaan media sosial seperti Twitter dan Facebook untuk secara permanen mengeluarkan mereka yang menggunakan situs Twitter dan Facebook untuk mem-bully, melecehkan dan menguntit pengguna lain.

Sumber: The Guardian