Situs Porno Dipaksa Berlakukan Verifikasi Umur

Di Inggris, situs pornografi akan dipaksa untuk membuktikan bahwa pengguna mereka minimal berusia 18 tahun. Hal ini dimungkinkan karena adanya aturan baru yang bisa memaksa situs pronografi tersebut.

Menurut aturan baru yang segera dirilis di Inggris, situs web harus menginstal perangkat lunak verifikasi umur atau berisiko dilarang di Inggris. Situs juga bisa menghadapi denda 250.000 poundsterling jika mereka gagal mematuhi aturan baru tersebut.

Diperkirakan satu juta anak mengakses situs pornografi setiap bulannya. Sebuah studi yang dilakukan oleh NSPCC menemukan bahwa separuh dari siswa sekolah menengah telah menonton pornografi secara online. Para ahli memperingatkan bahwa kebiasaan menonton pornografi tersebut bisa membuat mereka memiliki pandangan seks yang salah.

Pemerintah Inggris juga akan mengumumkan kepada Parlemen bahwa pihaknya berencana menunjuk regulator yang akan mengawasi situs pornografi. Pihak yang akan mengawasi tersebut diperkirakan adalah British Board of Film Classification yang menentukan batasan usia pada film, DVD dan video game.

Aturan tersebut mengharuskan pengguna situs porno memberikan rincian dari kartu kredit mereka, yang tidak dapat dikeluarkan secara legal kepada siapa saja di bawah 18 tahun. Sebelumnya, situs perjudian menggunakan sistem verifikasi yang sama.

Menteri Digital Matt Hancock mengatakan bahwa pemerintah mengambil langkah untuk menerapkan persyaratan hukum untuk situs web dengan konten dewasa untuk memastikannya aman di belakang kontrol verifikasi usia. Dengan cara itu masyarakat Inggris bisa menikmati kebebasan web dan negara Inggris akan memiliki tindakan perlindungan anak di internet yang paling kuat di dunia.

Studi NSPCC di Inggris menemukan bahwa 48 persen anak berusia 11 sampai 16 tahun telah melihat pornografi online, yang menurut para ahli sangat merusak perkembangan anak-anak dan dapat menyebabkan kerugian yang langgeng.

Sumber: The Guardian via Daily Mail

Sumber Foto: Trusted Reviews