Accidental Hero Marcus Hutchins Mengaku Tak Bersalah

Masih ingat ransomware WannaCry dan orang yang sukses menahan laju penyebarannya? Marcus Hutchins accidental hero yang berhasil menahan laju penyebaran ransomware WannaCry beberapa waktu lalu ditangkap di Las Vegas karena dituduh membuat dan menjual malware Kronos.

Kronos merupakan sebuah trojan yang dirancang untuk mengumpulkan kredensial perbankan agar pengguna dapat mencuri uang. Marcus dibebaskan dengan jaminan minggu lalu, menghadapi enam tuduhan terkait hacking pada tahun 2014 dan 2015. Tuduhan tersebut dapat mengakibatkannya dihukum penjara selama 40 tahun. Namun ia mengaku  tak bersalah atas tuduhan tersebut.

Hutchins muncul di pengadilan di Milwaukee, Wisconsin. Sementara persidangannya  dijadwalkan pada bulan Oktober. Di bawah kondisi pembebasannya, Hutchins harus memakai pelacak GPS namun akan diizinkan mengakses internet sehingga ia bisa terus bekerja.

Marcia Hofmann pengacara Marcus Hutchins mengatakan bahwa Marcus seorang pemuda brilian dan pahlawan. Dia akan dengan gigih membela diri melawan tuduhan ini dan ketika bukti tersebut terungkap, kami yakin dia akan sepenuhnya dibebaskan.

Sejak penangkapannya, anggota komunitas cybersecurity berada di belakang Marcus Hutchins dan mendukungnya. Marcus Hutchins dikenal sebagai peneliti terampil dan memiliki rasa penasaran tinggi, menghabiskan masa remajanya menulis perangkat lunak sebagai hobi dan menjalankan blog teknologi.

Marcus Hutchins saat ini bekerja di Kryptos Logic yang berbasis di Los Angeles, yang mempekerjakannya setahun yang lalu setelah terkesan dengan pendekatannya untuk menemukan dan  melakukan reverse-engineering dan menganalisis perangkat lunak berbahaya.

Ketika diberi hadiah sebanyak 10.000 dollar AS oleh HackerOne untuk perannya dalam menghentikan WannaCry, dia menyumbangkannya untuk amal. Teman-temannya saat ini telah menyiapkan kampanye crowdfunding untuk mengumpulkan uang untuk biaya hukum.

Sumber: The Guardian