Cloudflare Hentikan Layanan untuk Situs Neo Nazi Daily Stormer

Setelah ditolak oleh Go Daddy dan Google dalam hal domain, Situs neo Nazi yang meremehkan seorang perempuan yang meninggal saat demonstrasi di Charlottesville kembali menghadapi gelombang penolakan lain oleh perusahaan web.

Akun Daily Stormer di layanan Cloudflare, sebuah layanan yang melindungi situs dari serangan DDoS telah dihentikan. Kepala eksekutif Cloudflare, Matthew Prince mengatakan dalam sebuah email bahwa mereka telah menghentikan layanan untuk Daily Stormer.

Minggu lalu, Daily Stormer menerbitkan sebuah artikel yang merendahkan Heather Heyer, 32 tahun yang terbunuh setelah sebuah mobil menabrak pemrotes melawan demonstrasi kelompok alt right di Charlottesville, Virginia. Hal ini menyebabkan reaksi balik di mana situs tersebut harus mengganti pendaftar nama domain dua kali dalam 24 jam, setelah GoDaddy dan Google menghapusnya dari layanan mereka.

Layanan Cloudflare melibatkan penanganan permintaan pengguna web untuk melihat situs dan memfilter orang-orang yang berasal dari sistem yang dibentuk untuk membebani situs. Tanpa perlindungan semacam itu, situs web terkadang dapat dibuat offline atau tidak bisa beroperasi.

Matthew Prince mengatakan bahwa membiarkan situs tersebut terbuka terhadap serangan DDoS dapat menyebabkan main hakim sendiri. Namun, dia juga mengatakan bahwa persyaratan layanan Cloudflare memberi hak kepada Cloudflare untuk menghentikan pengguna jaringan Cloudflare atas kebijakan sendiri.

Awal minggu ini, Daily Stormer didirikan sebagai situs di dark web dan kemudian merelokasi kehadiran webnya yang terbuka ke nama domain Rusia (.ru). Seorang juru bicara pengawas media Rusia Roskomnadzor mengatakan telah meminta perusahaan web Ru-Center untuk mematikannya.

Di tempat lain, Daily Stormer juga mengalami frustrasi dalam beberapa hari terakhir. Tiga akun Twitter yang terkait dengan situs yang sebelumnya telah aktif tiba-tiba  terkena suspend pada hari Rabu yang lalu. Selain itu, peneliti cyber-security Joseph Evers mengumumkan bahwa ia telah menghentikan hosting saluran obrolan internet yang menurutnya digunakan oleh staf di Daily Stormer.

Sumber: BBC

Sumbert Foto: The Guardian