Tips Privasi Siswa untuk Orangtua

Tahun ajaran baru sudah berlangsung beberapa waktu. Di beberapa sekolah tertentu, siswa diwajibkan memiliki perangkat yang nantinya akan diinstall aplikasi yang diperlukan untuk belajar. Di sekolah lain mungkin tidak sama, kadang sama sekali tidak diwajibkan menggunakan perangkat komputer, misalnya.

Dengan atau tidak adanya perangkat di sekolah yang disarankan oleh sekolah, orangtua perlu waspada terkait dengan privasi dan data siswa. Di beberapa sekolah ada aturan yang melarang siswa menggunakan perangkat smartphone selama jam pelajaran sehingga siswa tidak bisa mengambil foto dan menggunkan media sosial. Namun sekolah lain mungkin saja membebaskan siswa selagi tidak menganggu pelajaran di sekolah.

Untuk sekolah yang mewajibkan perangkat tertentu, orangtua perlu memperhatikan beberapa hal yang nantinya terkait dengan privasi siswa. Pertanyaan tersebut antara lain apa perangkat, aplikasi dan teknologi yang digunakan untuk mengajar siswa, apakah orangtua dilibatkan untuk mereview kebijakan vendor perangkat, data apa saja yang dikumpulkan vendor terkait penggunaan perangkat mereka di sekolah, apakah vendor menggunakan praktik terbaik untuk melindungi data siswa, apakah orang tua bisa memilih untuk tidak diikutkan dalam pengumpulan data di luar tujuan pendidikan, apakah vendor tersebut membuka data tersebut ke partner mereka yang lain, dan apakah orangtua untuk memiliki pilihan opt out dari pengumpulan data tersebut.

Pertanyaan tersebut perlu jawaban sehingga orangtua merasa aman terhadap privasi dan data anaknya. selain itu, orangtua perlu sekutu atau membentuk kelompok tertentu yang bisa membuka negosiasi dengan pihak sekolah dan atau vendor agar suara mereka dipertimbangkan terkait dengan penggunaan perangkat di sekolah.

Orangtua juga perlu ikut menghadiri pertemuan Komite Sekolah untuk menyampaikan kekhawatiran sehingga Komite Sekolah bisa mempertimbangkannya. Dengan ikut aktif di Komite Sekolah, orangtua bisa memastikan privasi anak mereka bisa terjaga dengan baik dan tidak digunakan secara serampangan.

Orangtua juga perlu bertemu dengan guru atau kepala sekolah dan mengungkapkan kekhawatirannya terkait penggunaan perangkat di sekolah yang meskipun bertujuan baik, bisa menjadi bumerang bagi privasi, data dan keamanan anak itu sendiri.

Sumber: Dirangkum dari EFF