China Blokir Aplikasi WhatsApp

Menjelang dilaksanakannya pertemuan penting Partai Komunis China bulan depan, China melakukan pemblokiran terhadapa layanan perpesanan WhatsApp. Pemblokiran ini ditujukan untuk meningkatkan keamanan menjelang pertemuan Partai Komunis tersebut. Para pengguna di China mengalami masalah dengan aplikasi selama lebih dari seminggu. Terkadang benar-benar diblokir dan hanya dapat diakses melalui jaringan pribadi virtual (VPN) untuk menghindari firewall internet China.

WhatsApp adalah satu-satunya produk Facebook yang diizinkan beroperasi di daratan China. Layanan media sosial utama Facebook dan aplikasi berbagi foto Instagram juga tidak tersedia di China daratan. Wartawan BBC yang berbasis di China mengatakan bahwa layanan pesan WhatsApp mulai offline lebih dari seminggu yang lalu.

Uji coba layanannya pada hari Selasa kemarin menunjukkan bahwa pengguna di China tidak dapat mengirim pesan video atau foto ke orang-orang di luar China. Pengetatan penyensoran online terjadi saat China meningkatkan keamanan menjelang kongres nasional Partai Komunis yang diadakan setiap lima tahun.

Tidak diketahui apakah pemblokiran ini hanya berlangsung menjelang dan saat berlangsungnya pertemuan penting Partai Komunis China serta apakah pemblokiran akan dibuka setelah berlangsungnya pertemuan tersebut. Kemungkinan aplikasi WhatsApp akan diblokir selamanya juga memiliki peluang mengingat sangat banyak layanan sebelumnya telah diblokir pemerintah China.

Bisa saja, gangguan terbaru terhadap WhatsApp merupakan bagian dari tindakan keras yang lebih luas di internet dan konten online di China. Pada hari Senin, pengawas cyber China menjatuhkan denda maksimum ke beberapa perusahaan teknologi terkemuka di negara itu termasuk Tencent, Baidu dan Weibo karena gagal menyensor konten online dengan benar.

Sumber: BBC