Hacker Rusia Kompromikan Perangkat Lunak Kaspersky

Media Amerika Serikat melaporkan bahwa mata-mata Israel melihat hacker Rusia mengompromikan perangkat lunak keamanan cyber Kaspersky dua tahun lalu. Sebagaimana diketahui, Rusia diduga berusaha mengumpulkan data mengenai program intelijen AS melalui perangkat lunak Kaspersky.

Agen-agen Israel mengungkapkan penemuan tersebut setelah mereka mengompromikan perangkat lunak itu sendiri. Kaspersky mengatakan bahwa mereka tidak terlibat dalam atau tidak menyadari situasinya dan menyangkal adanya kolusi dengan pihak berwenang Rusia.

Bulan lalu, pemerintah AS memutuskan untuk berhenti menggunakan perangkat lunak perusahaan Rusia tersebut di komputer mereka. Mata-mata Israel dikatakan telah memberi tahu pemerintah AS terkait pelanggaran tersebut yang berujung dilarangnya perangkat lunak Kaspersky oleh pemerintah AS.

Dokumen rahasia dilaporkan telah dicuri dari komputer rumah dari petugas National Security Agency (NSA) AS yang memasang perangkat lunak antivirus Kaspersky. Terkait hal ini, NSA, Gedung Putih dan kedutaan Israel di Washington belum berkomentar.

Kaspersky telah menerbitkan sebuah pernyataan yang mengatakan bahwa mereka tidak terlibat dan tidak memiliki pengetahuan tentang situasinya. Menurut Kaspersky, integritas produk sangat penting untuk bisnis. Kaspersky Lab menambal berbagai kerentanan yang diidentifikasi atau dilaporkan ke perusahaan.

Kaspersky Lab kembali mengulangi kesediaannya untuk bekerja sama dengan pihak berwenang AS untuk mengatasi masalah yang mungkin mereka miliki mengenai produk dan sistemnya dan dengan hormat meminta informasi yang relevan dan dapat diverifikasi yang memungkinkan perusahaan memulai penyelidikan dari awal.

Sumber: BBC