WhatsApp Hadapi Satuan Tugas EU Terkait Berbagi Data dengan Facebook

Regulator data Uni Eropa kembali memusatkan perhatiannya pada WhatsApp karena tindakan berbagi data pengguna dengan induk perusahaan mereka, yaitu Facebook. Uni Eropa meluncurkan satuan tugas untuk menerapkan resolusi yang jelas dan komprehensif  agar WhatsApp mematuhi undang-undang Uni Eropa.

Satuan tugas tersebut telah dibentuk oleh regulator data se-Eropa yang disebut Article 29 Working Party (WP29) setahun setelah Uni Eropa mengeluarkan peringatan kepada WhatsApp mengenai pembagian data pengguna yang lebih luas dengan Facebook yang memaksa EU untuk menghentikan sementara transfer data. Satgas akan dipimpin oleh kantor komisaris informasi Inggris.

Facebook didenda 94 juta pound di bulan Mei yang lalu karena memberikan informasi yang menyesatkan tentang pengambilalihan WhatsApp pada tahun 2014. Facebook sebelumnya mengatakan tidak akan mencocokkan akun pengguna di kedua platform, tetapi kemudian melakukan hal tersebut.

WhatsApp, yang digunakan oleh lebih dari satu miliar orang setiap hari, mengubah kebijakan privasinya tahun lalu untuk mulai berbagi nomor telepon pengguna dan informasi lainnya dengan Facebook. Perubahan tersebut mendapat sorotan yang luas di seluruh Eropa termasuk di Inggris, yang berfokus pada persyaratan bagi pengguna untuk menyetujui pembagian data dan tingkat informasi yang diberikan kepada mereka untuk membuat pilihan yang tepat.

Dalam sebuah surat yang dikirim ke WhatsApp pada tanggal 24 Oktober, WP29 mengatakan bahwa perusahaan tersebut masih belum menyelesaikan permasalahannya tentang mendapatkan persetujuan pengguna untuk berbagi data.

Juru bicara WhatsApp mengatakan bahwa selama setahun terakhir WhatsApp telah terlibat dengan otoritas perlindungan data untuk menjelaskan bagaimana pembaruan persyaratan dan pembaruan kebijakan tahun 2016 berlaku untuk orang-orang yang menggunakan WhatsApp di Eropa. WhatsApp tetap berkomitmen untuk menghormati hukum yang berlaku dan akan terus bekerja sama dengan pejabat di Eropa untuk menjawab pertanyaan mereka.

Elizabeth Denham, Komisaris Informasi Inggris, mengatakan bahwa upaya WhatsApp dan Facebook untuk menyelesaikan masalah belum menyentuh hal yang menjadi perhatiannya. Ia tetap berkomitmen untuk memimpin respons tingkat Eropa terhadap masalah ini yang memengaruhi jutaan pengguna di Inggris dan seluruh UE.

Sumber: The Guardian