Kasus Sexting di Kalangan Anak-anak Terus Meningkat

Jumlah investigasi polisi terhadap anak-anak yang berbagi foto seksual diri mereka dan orang lain naik lebih dari dua kali lipat dalam dua tahun. Kepolisian di Inggris dan Wales mencatat sebanyak 6.238 pelanggaran sexting di bawah umur pada tahun 2016-2017 dengan rata-rata 17 kasus sexting per hari.

Kepala kepolisian Simon Bailey mengatakan terdapat tren yang mengkhawatirkan. Dia mengatakan bahwa media sosial perlu untuk menghapus gambar yang tidak senonoh dengan lebih cepat. Jumlah kasus sexting anak di bawah usia 18 tahun yang membagikan gambar tidak senonoh atau dilarang naik sepertiga menjadi 4.681 pelanggaran dari tahun sebelumnya dan meningkat 131% pada 2014-15 dengan 2.700 insiden.

Bailey mengatakan bahwa berbagi dan memiliki gambar-gambar seksual anak-anak tersebut bertentangan dengan hukum. Seketika foto-foto tersebut dibagi dengan orang lain, hal tersebut dapat menyebabkan rasa malu dan kesusahan yang dalam. Ia menyerukan tindakan lebih cepat dari perusahaan media sosial dan sekolah perlu berbuat lebih banyak untuk melawan pengaruh pornografi.

Polisi mengatakan anak-anak termuda yang terlibat dalam  sexting berusia 10 tahun, sementara jumlah pelanggaran yang diselidiki berada pada puncaknya di antara anak-anak yang berusia 14 tahun. Anak perempuan lebih cenderung menjadi korban, namun tersangka atau pelaku terbagi rata antara anak laki-laki dan anak perempuan. Penyidik ​​mencatat bahwa laporan pelanggaran secara substansial menurun pada bulan Agustus yang menunjukkan bahwa anak-anak lebih berisiko pada masa sekolah.

Sumber: BBC

Sumber Foto: Deposit Photo