Google Rekrut Ribuan Moderator untuk Moderasi Video YouTube

Google akan mempekerjakan ribuan moderator baru setelah menghadapi kritik yang meluas karena mengizinkan video pelecehan anak dan konten kekerasan dan ofensif lainnya berkembang di YouTube.

Google mengumumkan bahwa tahun depan mereka akan memperluas jumlah tenaga kerja ke lebih dari 10.000 orang yang bertanggung jawab untuk meninjau konten yang dapat melanggar kebijakannya. Kebijakan baru ini meruoakan tanggapan atas arus pers negatif seputar peran situs YouTube dalam menyebarkan video yang melecehkan, kesalahan informasi, ucapan dan konten yang membenci yang berbahaya bagi anak-anak.

Susan Wojcicki CEO YouTube mengatakan bahwa selain peningkatan moderator manusia, YouTube terus mengembangkan advanced machine-learning technology untuk secara otomatis menandai konten bermasalah agar bisa dihapus. YouTube mengatakan bahwa upaya barunya tersebut untuk melindungi anak-anak dari konten yang berbahaya dan kasar dan ucapan kebencian. Dalam beberapa pekan terakhir, YouTube telah menggunakan teknologi pembelajaran mesin untuk membantu moderator manusia menemukan dan menutup ratusan akun dan ratusan ribu komentar.

YouTube menghadapi pengawasan yang ketat bulan lalu setelah munculnya laporan bahwa mereka memungkinkan konten kekerasan menyelinap melewati filter YouTube Kids, yang seharusnya memblokir konten apa pun yang tidak sesuai untuk anak-anak. Beberapa orang tua baru-baru ini menemukan bahwa YouTube Kids mengizinkan anak-anak melihat video dengan karakter yang disukai anak-anak dalam skenario kekerasan atau cabul.

Tentunya dengan adanya penambahan moderator ini, YouTube bisa menyaring konten secara lebih bagus dan konten yang muncul benar-benar telah melewati sebuah peninjauan yang komprehensif.

Sumber: The Guardian