Inggris Pertimbangkan Aturan Terkait Bitcoin

UK Treasury mengatakan bahwa aturan antipencucian uang harus diperbarui untuk memasukkan Bitcoin dan mata uang virtual lainnya. Polisi Metropolitan Inggris mengatakan bahwa penjahat menggunakan mesin uang crypto-currency untuk mencuci uang di London. Tujuan pemerintah Inggris dengan aturan baru tersebut adalah bagian dari pembaruan yang lebih luas terhadap peraturan Uni Eropa yang sedang dalam proses negosiasi.

Dengan adanya pembaruan aturan tersebut yang diungkap di Parlemen bulan lalu berarti bahwa para pedagang tidak lagi dapat beroperasi secara anonim. Pakar Bitcoin Dr Garrick Hileman, seorang peneliti di University of Cambridge, mengatakan bahwa di wilayah yurisdiksi seperti New York, mata uang kripto sudah tunduk pada peraturan yang lebih ketat.

Ia mengatakan bahwa aturan baru tersebut akan  memiliki efek yang kuat dan menempatkan industri bitcoin pada kondisi bahwa  polisi kini makin memperhatikan mata uang kripto lebih dekat sekarang. Hal ini pada gilirannya akan memotivasi perusahaan untuk lebih efektif melakukan aksi polisi sendiri.

Pada sebuah konferensi pers, Scotland Yard memperingatkan tentang popularitas mata uang di kalangan penjahat. Kelompok kriminal terorganisir telah menjadi pengadopsi awal mata uang kripto untuk menghindari pemeriksaan pencucian uang dan peraturan perundang-undangan tradisional. Penjahat juga menggunakan mata uang kripto untuk membeli komoditas ilegal di pasar gelap secara anonim.

Seorang juru bicara Departemen Keuangan Inggris mengatakan bahwa sudah ada peraturan pajak yang jelas untuk pengguna mata uang kripto yang sah. Departemen keuangan Inggris juga bermaksud memperbarui peraturan untuk membawa platform pertukaran mata uang virtual ke dalam peraturan antipencucian uang dan pendanaan kontra-teroris.

Nilai Bitcoin terus meningkat setelah mencapai nilai sebesar 10.000 dollar AS bahkan mencapai titik tertinggi sebesar 11.200 dollar AS. Si Kembar Cameron dan Tyler Winklevoss dilaporkan telah menjadi miliarder Bitcoin pertama di dunia setelah menginvestasikan 11 juta dollar AS dalam mata uang tersebut pada tahun 2013.

Sumber: BBC