Situs Live Streaming China Ditutup

Perusahaan China Qihoo 360 Technology telah menutup situs web yang mengalirkan video langsung dari kamera di sekolah, tempat olahraga dan restoran. Qihoo menutup situs yang disebut Water Drop tersebut setelah munculnya kritik di media sosial bahwa live streaming dari situs menyerang privasi. Banyak dari mereka yang memiliki kamera Qihoo mengatakan bahwa mereka tidak tahu gambar-gambar itu dibagikan secara terbuka.

Beberapa live stream sekolah berasal dari kamera yang diberikan Qihoo secara gratis untuk membuat orang tua mengawasi anak-anak mereka. Qihoo telah memberi beberapa kamera ke sekolah-sekolah terkait berita tentang skandal pelecehan di taman kanak-kanak di Beijing.

Blogger merupakan yang pertama yang mengetahui bahwa live stream gambar dari kamera dijadikan publik tanpa izin. Sebelum Water Drop ditutup, situs ini menyelenggarakan ratusan stream dari kamera di studio tari, sekolah bayi, restoran dan taman bermain.

Dalam sebuah pernyataan yang dimuat di homepage Water Drop, Qihoo mengatakan telah menutup situs tersebut dengan alasan penyesuaian bisnis internal. Pada halaman terpisah, perusahaan tersebut menerbitkan sebuah surat terbuka yang mengatakan bahwa tidak semua kamera pintar yang dijualnya menyiarkan secara langsung. Artinya, fungsi live streaming tersebut harus diaktifkan dan menambahkan bahwa pihaknya menasehati organisasi untuk memasang tanda peringatan bahwa daerah tersebut sedang disiarkan.

Perusahaan tersebut juga mengatakan bahwa banyak orang menganggap live streaming sebagai cara yang berguna untuk mengiklankan bisnis mereka atau produk yang mereka jual. Pengguna lainnya menggunakan kamera untuk memantau keluarga lanjut usia sehingga mereka dapat dengan cepat memberikan bantuan jika diperlukan.

Perusahaan mengatakan pihaknya telah menutup layanan streaming sebagai tanggapan atas kritik publik. Namun, menambahkan akan terus memasok kamera ke sekolah bayi dan taman kanak-kanak agar orang tua bisa melihat anak-anak mereka.

Sumber: BBC