Facebook Gunakan Survei untuk Meningkatkan Tingkat Kepercayaan terhadap Berita

Facebook telah mengumumkan bahwa mereka akan memprioritaskan sumber berita yang dianggap lebih dapat dipercaya di News Feed-nya. Facebook mengatakan bahwa komunitas Facebook akan menentukan outlet berita atau sumber berita mana yang dapat diandalkan melalui penggunaan survei pengguna. Langkah tersebut merupakan usaha terbaru dari Facebook untuk memadamkan penyebaran berita palsu dan propaganda palsu di Facebook.

Sebagai bagian dari pertempuran yang berlanjut tersebut, Twitter juga mengumumkan pada hari Jumat bahwa pihaknya telah memberi tahu sebanyak 677.775 pengguna yang berbasis di AS yang telah melakukan retweet, menyukai atau mengikuti akun bot Rusia di Twitter menjelang pemilihan presiden AS tahun 2016.

Perubahan tersebut merupakan upaya untuk mengalihkan penilaian terhadap bias dan akurasi dari karyawan Facebookke basis penggunanya. Zuckerberg mengatakan bahwa survei tersebut bisa mereka lakukan sendiri, namun hal tersebut bukan sesuatu yang nyaman bagi Facebook.

Teori Facebook, yang masih harus diuji dalam skala besar  adalah bahwa ada banyak outlet/sumber berita partisan yang memiliki pembaca yang mempercayai mereka, namun ada sebagian kecil perusahaan media yang mayoritas orang menganggap dapat dipercaya secara luas apapun kecenderungan pembaca.

Sebelumnya, Zuckerberg mengatakan terlalu banyak sensasionalisme, kesalahan informasi dan polarisasi di dunia saat ini. Media sosial memungkinkan orang menyebarkan informasi lebih cepat dari sebelumnya, dan jika kita tidak secara khusus mengatasi masalah ini, maka kita akhirnya memperkuat masalah tersebut.

Sumber: BBC