Pengguna Twitter Dicari Polisi Karena Posting Tweet Ancaman Pembunuhan

LONDON, ENGLAND - NOVEMBER 07: In this photo illustration, the Twitter logo and hashtag '#Ring!' is displayed on a mobile device as the company announced its initial public offering and debut on the New York Stock Exchange on November 7, 2013 in London, England. Twitter went public on the NYSE opening at USD 26 per share, valuing the company's worth at an estimated USD 18 billion. (Photo by Bethany Clarke/Getty Images)

 

Seorang pengguna media sosial Twitter kini sedang dicari oleh polisi karena melakukan tweet ancaman pembunuhan. Tidak tanggung-tanggung orang yang diancam akan dibunuh tersebut adalah orang nomor satu di Indonesia, yaitu Presiden Joko Widodo.

kompas.com melaporkan bahwa aparat Polresta Surakarta tengah mengejar pemilik akun Twitter @AchmadBassrofi. Pemilik akun tersebut telah menuliskan cuitan balasan yang mengundang keresahan warganet. Akun twitter @AchmadBassrofi tersebut menuliskan cuitan balasan milik akun @JajangRidwan19 pada Senin (15/1/2018) pukul 10.43 WIB. Sampai saat ini, cuitan itu sudah di-retweet hingga 25 kali oleh warganet.

Cuitan balasan yang dibuat oleh akun @AchmadBassrofi itu berbunyi:

Tembak mati jokowi sampai darah keturunannya memakai mandat utama patriot kepahlawanan para pahlawan pejuang bangsa dan negara kesatuan republik indonesia(indonesia) sah dan mutlak menjadi pahlawan tunggal negara negara kesatuan republik indonesia(indonesia).

Kasat Reskrim Polresta Surakarta Kompol Agus Puryadi di Solo, Jawa Tengah kemarin mengatakan bahwa pihaknya sedang mengejar pemilik akun (achmad bassrofi) yang mengancam keselamatan Bapak Presiden (Joko Widodo).

Ia menambahkan bahwa akun @AchmadBassrofi tersebut juga telah membuat sejumlah warga resah. Agus menambahkan, ia bersama jajarannya telah melacak keberadaan pemilik akun tersebut yang menurut penelusuran keberadaan pemilik akun (@AchmadBassrofi) tidak jauh dari Solo.

Sumber: kompas.com