YouTube Anggarkan Dana untuk Lawan Ekstremisme

YouTube akan membelanjakan lebih dari 5 juta dollar AS bagi kreator atau pembuat video di situs YouTube untuk berbagi video yang menentang kebencian dan mempromosikan toleransi. Usaha YouTube ini terjadi karena Google menghadapi tekanan politik yang terus berlanjut untuk berbuat lebih banyak untuk mengatasi ekstremisme.

Dana tersebut akan dialokasikan ke program Creators for Change, sebuah usaha kolektif lebih dari 100 YouTuber yang diciptakan untuk mendorong empati dan saling pengertian di seluruh dunia. Juniper Downs, YouTube’s head of policy mengatakan bahwa video adalah media yang ampuh untuk membuka pikiran terhadap perspektif baru dan pengalaman bersama. Kreator membuktikan hal tersebut kepada pengguna setiap hari dan YouTube berpikir bahwa Creators for Change pada 2018 akan meraih dan menginspirasi khalayak yang lebih besar lagi.

Program tersebut akan mendorong dan mendidik kreator tentang penggunaan platform secara positif untuk perubahan sosial. Program ini diluncurkan pada tahun 2017 dan sejauh ini telah bekerja dengan 39 pembuat konten di seluruh dunia. Di tahun depan, YouTube akan melibatkan lebih banyak pembuat konten dan mempersenjatai komunitas YouTube yang lebih luas dengan alat dan pendidikan baru tentang bagaimana menciptakan perubahan dan memberdayakan lebih banyak anak muda untuk menggunakan suaranya untuk mendorong pesan sosial yang positif.

YouTube menghadapi kritik atas nada beberapa konten yang ada di platform mereka beberapa waktu terakhir. Minggu ini, bintang YouTube Logan Paul terpaksa meminta maaf setelah mengupload video mengejek bunuh diri di Jepang, setahun sebelumnya, PewDiePie, yang pernah menjadi salah satu kreator terbesar di YouTube, kehilangan sponsor dan kesepakatan dengan Disney.

YouTube juga populer di kalangan far right di mana sejumlah pelaku utama gerakan tersebut menggunakannya sebagai inti kehadiran online mereka.   Pada bulan Januari, YouTube mengumumkan bahwa mereka akan meninjau video secara manual sebelum menempatkan mereka pada program periklanan tingkat atas atau Google Preferred. Iklan hanya akan berjalan di video yang telah diverifikasi untuk memenuhi panduan ramah iklan YouTube.

Sumber: The Guardian