Facebook Hadapi Reaksi Balik yang Tidak Menyenangkan

Facebook mengalami reaksi balik yang tidak menyenangkan karena membawa permainan menembak virtual ke konferensi sayap kanan di mana ajang tersebut digunakan oleh National Rifle Association (NRA) untuk mempromosikan hak senjata setelah penembakan di sekolah di Florida.

Facebook kemudian menghapus demo permainan menembak virtual tersebut dan menyatakan penyesalannya dan mungkin menghadapi sorotan karena menghadiri Conservative Political Action Conference (CPAC), sebuah acara profil tinggi yang menampilkan pidato yang menyerang pendukung pengendalian senjata dan seruan baru dari Donald Trump untuk mempersenjatai guru sekolah.

Hugo Barra, wakil presiden VR dari Facebook, mengatakan bahwa Facebook memiliki serangkaian standar demo untuk acara, termasuk action game dengan kekerasan. Ia menambahkan bahwa mengingat kejadian baru-baru ini di Florida dan untuk menghormati korban dan keluarga mereka, Facebook telah menyingkirkan mereka dari demo permainan tersebut. Facebook menyesal karena gagal melakukannya pada saat pertama kali.

Konferensi di Maryland yang menampilkan beberapa perwakilan NRA dan politisi Prancis kanan Marion Maréchal-Le Pen dilangsungkan satu minggu setelah seorang penembak dengan senapan AR-15 menewaskan 17 orang di Florida, memicu gelombang aktivisme mahasiswa dan investigasi terhadap politisi Republik didanai oleh NRA.

Facebook yang telah dikritik karena memberi uang kepada CPAC menghadapi serangan balasan pada hari Jumat yang lalu saat video tersebut muncul dari permainan demo Oculus yang tampaknya melibatkan rapid-fire shooting. Beberapa mengkritik Facebook juga menunjukkan bahwa platformnya telah memainkan peran dalam menyebarkan teori konspirasi palsu tentang orang-orang yang selamat dari penembakan massal Marjory Stoneman Douglas.

Sumber: The Guardian