Sistem Cek Umur di Situs Porno Dilanda Ketidakpastian

Beberapa minggu sebelum perubahan besar dalam cara pengguna di Inggris mengakses pornografi online, pemerintah maupun regulator yang ditunjuk tidak dapat memberikan rincian tentang bagaimana hal tersebut akan bekerja. Aturan yang dirilis tahun lalu menyebutkan bahwa mulai dari bulan April 2018, pengguna internet yang mengakses situs porno harus membuktikan bahwa mereka berusia 18 tahun atau lebih.

Peraturan tersebut dirancang untuk melindungi anak-anak dari konten eksplisit atau pornografi. Baik pemerintah Inggris maupun regulator yang ditunjukan menjanjikan informasi yang lebih banyak akan segera tersedia terkait aturan tersebut. The British Board of Film Classification (BBFC) merupakan badan yang ditunjuk oleh parlemen sebagai regulator pada bulan Desember 2017.

Aturan pembatasan umur tersebut adalah bagian dari Digital Economy Act yang berada di bawah kewenangan Department for Digital, Culture, Media and Sport. Industri pornografi telah dibiarkan untuk mengembangkan alat verifikasi umur buatan mereka sendiri.

Prof Alan Woodward, pakar keamanan dunia maya di Universitas Surrey, mengatakan bahwa aturan tersebut membuat situs porno mengalami dilema, di mana mereka perlu mematuhi peraturan tersebut, namun tidak ingin mempersulit pelanggan mereka untuk mengakses konten.

Prof Alan Woodward menduga industri pornografi akan mencoba membuat sebuah sistem verifikasi usia yang bersifat pseudo anonymous sebagai lawan dari anonim yang berlaku saat ini. Ia menambahkan bahwa tidak akan banyak pengunjung situs porno senang mengunggah salinan paspor dan SIM mereka ke situs pornografi dan operator situs mengetahui hal tersebut. Ia juga mempertanyakan bagaimana alat verifikasi bisa mendeteksi penggunaan jaringan pribadi virtual (virtual private networks, VPN) yang bisa menyembunyikan lokasi perangkat di mana aturan tersebut hanya akan berlaku di Inggris.

Salah satu alat verifikasi yang disebut AgeID, telah dibangun oleh Mindgeek yang menganggap dirinya sebagai perusahaan IT dan juga menjalankan situs porno PornHub, YouPorn dan RedTube. Perusahaan tersebut mengatakan dalam sebuah pernyataan tentang AgeID bahwa perlindungan data dan prinsip privasi merupakan inti dari alat verifikasi tersebut.

Sumber: BBC