Twitter Hapus Akun Mantan Pemimpin English Defence League

Tommy Robinson mantan pemimpin English Defence League telah dilarang beraktivitas di Twitter oleh Twitter. Akunnya telah ditandai  dengan ditangguhkan tetapi BBC memastikan bahwa perusahaan media sosial asal AS tersebut telah memutuskan untuk mencabut aksesnya secara permanen.

Twitter menolak berkomentar atas penghapusan akun Tommy Robinson, tetapi dipahami bahwa keputusan tersebut diambil setelah Robinson dinilai melanggar kebijakan hateful conduct” policy. Sebelumnya akun tersebut sempat ditangguhkan beberapa kali.

Robinson, yang nama aslinya adalah Stephen Yaxley-Lennon, meninggalkan English Defence League pada tahun 2013. Pawa awal Maret yang lalu, Twitter telah memblokir akunnya selama seminggu. Dia mengatakan alasan pemblokiran akunnya pada saat itu karena telah memposting 90% of grooming gang convictions are Muslims.

Empat bulan sebelumnya, Twitter telah menghapus centang biru tanda verifikasi di akun Tommy Robinson. Akun @TRobinsonNewEra milik Robinson memiliki sekitar 413.000 pengikut pada saat diblokir. Selain itu, Twitter telah mengambil tindakan terhadap akun lain, yaitu @tommysnewspage  yang juga dikaitkan dengan pemain berusia 35 tahun itu. Namun demikian, Robinson terus mengoperasikan halaman Facebook, akun YouTube dan situs web pribadi.

Sumber: BBC