Facebook Hadapi Denda terkait Skandal Cambridge Analytica

Facebook Inc. bisa didenda 500.000 pound atau sekitar 664.000 dollar AS oleh regulator privasi Inggris setelah raksasa jejaring sosial tersebut gagal mencegah data pengguna jatuh ke tangan konsultan politik yang membantu Presiden Donald Trump terpilih.

Kantor Komisaris Informasi Inggris mengancam Facebook dengan hukuman maksimum yang diizinkan oleh aturan di Inggris. Raksasa teknologi Facebook dituduh tidak melindungi data pengguna dengan benar dan tidak membagikan bagaimana data pengguna mereka diambil oleh orang lain.

Komisaris Informasi Elizabeth Denham mengatakan bahwa Facebook telah gagal memberikan perlindungan yang harus mereka lakukan di bawah undang-undang perlindungan data. Denda yang akan dikenakan kepada Facebook mengirimkan sinyal yang jelas bahwa Komisaris Informasi Inggris menganggap masalah ini signifikan, terutama ketika dilihat skala dan dampak dari pelanggaran data.

Denham menambahkan bahwa pengungkapan penyalahgunaan data sebanyak 87 juta pengguna Facebook dan teman-teman te;ah mengubah permainan di dunia perlindungan data. Komisaris Informasi Inggris memimpin penyelidikan di Eropa tentang bagaimana sejumlah data tersebut yang sebagian besar milik warga AS dan Inggris dapat berakhir di tangan perusahaan konsultan yang bekerja pada kampanye kepresidenan AS, Donald J. Trump.

Facebook akan mendapat kesempatan untuk menanggapi denda yang diusulkan sebelum ICO mengeluarkan keputusan akhir. Erin Egan, pejabat privasi Facebook mengatakan bahwa Facebook seharusnya melakukan lebih banyak untuk menyelidiki klaim tentang Cambridge Analytica dan mengambil tindakan pada tahun 2015. Facebook telah bekerja sama dengan ICO dalam penyelidikan mereka terhadap Cambridge Analytica, seperti yang dilakukan Facebook dengan pihak berwenang di AS dan negara lainnya. Facebook sedang meninjau laporan dan akan segera menanggapi ICO.

ICO atau Komisaris Informasi Inggris dapat memungut denda yang jauh lebih tinggi dan berpotensi lebih menyakitkan di bawah aturan Uni Eropa baru yang berlaku sejak 25 Mei, di mana pelanggaran dapat menyebabkan denda sebanyak 4 persen dari penjualan global tahunan Facebook. Namun sayangnya, undang-undang hanya berlaku untuk pelanggaran yang dilakukan pada saat ini (atau setelah berlakunya undang-undang tersebut dan tidak berlaku surut. Itulah mengapa denda ICO maksimal hanya 500.000 pound yang dapat ditarik berdasarkan peraturan privasi sebelumnya.

Sumber: Bloomberg, BBC