Pimpinan NSA Bentuk Gugus Tugas untuk Melawan Serangan Cyber Rusia

Presiden Donald Trump bisa saja mengklaim bahwa Rusia telah menghentikan peretasan terhadap Amerika Serikat, tetapi para pejabat intelijen tahu sebaliknya dan mereka meningkatkan perjuangan mereka melawan ancaman yang sedang berlangsung. Pimpinan NSA and Cyber Command yang baru ditunjuk ​​Paul Nakasone telah membentuk gugus tugas khusus (Rusia Small Group) untuk mengatasi ancaman online dari rezim Putin. Meskipun tidak spesifik disebutkan tentang apa yang akan dilakukan gugus tugas tersebut, Nakasone mengatakan bahwa pembentukannya sejalan dengan apa yang telah dilakukan oleh badan intelijen sejak pemilihan presiden 2016. Singkatnya, mereka mencurahkan energi ekstra untuk mencegah terulangnya peretasan yang meluas dari dua tahun yang lalu.

Nakasone berpendapat bahwa pembentukan gugus tugas tersebut bukan pilihan. Jika AS memutuskan untuk tetap berada di laur dan tidak memfokuskan energinya pada musuh-musuh digital seperti Rusia dan China, hal tersebut berisiko membiarkan lawan-lawan membentuk medan perang virtual. Nakasone menambahkan bahwa mereka mengacaukan pemilu, memicu ketegangan sosial dan mencuri info sensitif. Amerika Serikat membutuhkan orang-orang yang dapat mengatasi hal tersebut secara terus-menerus.

Tidak mengejutkan bahwa Nakasone pada akhirnya akan membentuk gugus tugas tersebut. Nakasone merupakan seorang jenderal Angkatan Darat bintang empat yang menjalankan NSA dan juga Komando Cyber ​​yang baru-baru ini ditingkatkan fungsinya. Nakasone merupakan orang yang tepat untuk fokus pada ancaman dari negara tertentu dan melihat gambaran keamanan online yang lebih besar.

Sumber: Engadget