Undang-undang Drone Batasi Kepemilikan Drone oleh Anak-anak

Anak-anak kemungkinan bisa dilarang memiliki drone dengan berat lebih dari 250 gram di bawah proposal baru dari Departemen Transportasi Inggris. Mereka hanya diizinkan untuk menerbangkan perangkat yang lebih berat dari yang diatur jika drone tersebut dimiliki dan didaftarkan oleh orang dewasa.

Aturan ini adalah yang terbaru dalam serangkaian proposal yang dirancang untuk menindak pengintip yang menimbulkan ketakutan dan tabrakan dekat dengan pesawat berawak. Jika disetujui, usulan tersebut bisa menjadi bagian dari rancangan Drone Bill. Konsultasi terkait usulan tersebut saat ini sedang berlangsung dan undang-undang tersebut yang akan disahkan akhir tahun ini.

Pemerintah Inggris telah mengeluarkan undang-undang yang melarang drone terbang pada ketinggian di atas 400 kaki (122 m) dan dalam jarak 1 km (0,6 mil) dari batas bandara. Para pilot yang melanggar aturan menghadapi denda tak terbatas atau hingga lima tahun penjara.

Jumlah insiden pesawat udara yang melibatkan drone telah meningkat tajam dalam beberapa tahun terakhir, dengan peningkatan 25% dilaporkan pada tahun 2017. Penelitian yang didanai oleh DfT menunjukkan bahwa sebuah pesawat tak berawak seberat 400g dapat menabrak kaca depan helikopter.

Langkah-langkah lain yang masih diperdebatkan meliputi tes keamanan online dan pendaftaran wajib bagi perangkat dengan berat lebih dari 250 gram kepada Otoritas Penerbangan Sipil. DfT juga mengeksplorasi teknologi yang dapat melindungi acara publik, infrastruktur nasional, dan penjara dari gangguan drone yang tidak diinginkan. Selain itu, ada usulan untuk memberi polisi kewenangan untuk menyita drone dan mengeluarkan denda di tempat untuk pilot yang tidak bertanggung jawab.

Sumber: BBC