Data Pemerintah China Digunakan untuk Membatasi Gamers Anak-anak

 

Raksasa teknologi China Tencent memperkenalkan aturan baru yang lebih keras untuk mengidentifikasi para gamer di bawah umur. Mulai pertengahan September ini akan Tencent memperkenalkan sistem registrasi nama asli untuk permainan Honor of Kings yang akan dihubungkan dengan basis data keamanan publik China. Kebijakan ini akan mengidentifikasi anak-anak dan membatasi waktu yang mereka habiskan untuk permainan. Langkah ini merupakan yang pertama yang diambil di pasar game terbesar di dunia.

Tencent yang juga mengoperasikan jaringan sosial Cina WeChat, mencatat penurunan laba pertama sejak 2005 musim panas ini, menyalahkan penurunan tersebut karena regulasi yang lebih ketat, khususnya di sekitar persetujuan lisensi yang memungkinkan perusahaan menghasilkan uang dari game mobile baru.

Honor of Kings adalah game pertarungan multi-pemain yang sangat populer berdasarkan pada tokoh-tokoh sejarah Cina. Game ini secara khusus dirancang untuk bermain di platform seluler, yang telah menambah popularitasnya karena banyak gamer muda tidak memiliki akses ke konsol game atau PC di rumah. Game ini gratis untuk diunduh, tetapi pemain harus membayar untuk meningkatkan karakter dan kostum mereka agar dapat naik ke level berikutnya.

Menyusul kritik, Tencent mengambil keputusan untuk membatasi waktuyang dapat digunakan anak-anak untuk memainkannya di mana anak-anak di bawah usia 12 tahun terbatas satu jam sehari dan mereka yang berumur antara 13 dan 18 tahun hingga dua jam sehari. Sistem baru tersebut diharapkan akan membantu untuk mengidentifikasi pemain muda lebih akurat dan membimbing pemain di bawah umur merasaka permainan yang masuk akal.

Presiden China Xi Jinping telah berbicara tentang perlunya mengatasi masalah kecanduan game khususnya ia menyuarakan kekhawatirannya tentang  pengaruh game terhadap penglihatan anak-anak. Kantor Berita Xinhua melaporkan bahwa miopia menjadi lebih umum di antara anak-anak muda.

Mengikuti komentar tersebut Departemen Pendidikan China mengumumkan bahwa mereka akan membatasi jumlah permainan online baru yang tersedia untuk anak-anak dan mengambil langkah-langkah baru untuk membatasi waktu anak-anak bermain games. Awal bulan ini, permainan Tencent lain, Monster Hunter World, dilarang di China, hanya beberapa hari setelah mulai dijual.

Sumber: BBC